SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Senin, 13 Juni 2005

 

TEHERAN - Lima hari menjelang pemilihan presiden, Iran diguncang bom. Empat bom meledak di dekat gedung-gedung pemerintah di kota minyak Ahvaz, Iran baratdaya, Minggu kemarin. Delapan orang tewas dan 89 lainnya luka-luka.

MANILA - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-107 Filipina Minggu kemarin ditandai dengan ketegangan menuntut mundurnya Presiden Gloria Macapagal Arroyo. Arroyo selama beberapa hari ini diterpa tuduhan kecurangan pemilu dan korupsi.

BAGDAD - Pasukan AS melancarkan serangan udara terhadap gerilyawan Irak di dekat perbatasan Suriah di Provinsi Al-Anbar, Irak barat. Sekitar 40 gerilyawan tewas dalam serangan itu. Marinir AS yang didukung oleh jet dan helikopter tempur melancarkan serangan pada beberapa kelompok gerilyawan bersenjata berat.

 

SYDNEY - Pembelot China baru berani keluar dari persembunyiannya, Minggu kemarin. Dalam tayangan sebuah televisi Australia, dia mengatakan hidupnya terancam setelah dia membeberkan bahwa China mengerahkan ribuan agen rahasia ke Australia dan memburu para anggota kelompok pro-demokrasi dan aliran agama.

KUWAIT - Kuwait menunjuk perempuan pertama sebagai anggota kabinetnya, Minggu kemarin. Wanita itu adalah Massouma al-Mubarak, aktivis hak-hak perempuan Kuwait. Dia diangkat menjadi menteri perencanaan.

MANILA - Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Efren Abu mengatakan, pasukannya telah menyelamatkan dua dari tiga pelaut Indonesia yang ditawan militan Islam tiga bulan lalu di Pulau Jolo, Filipina.

JALUR GAZA - Pasukan keamanan Palestina melaksanakan hukuman mati untuk kali pertama sejak 2002, Minggu kemarin. Hukuman itu sekaligus mengalahkan keputusan pengadilan sebelumnya. Empat pria yang mengaku telah melakukan pembununandi itu dieksekusi kemarin. Tiga di antaranya digantung sampai tewas, sedangkan seorang dihukum tembak.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA