| Senin, 13 Juni 2005 | SALA |
Perusakan Spanduk Dilaporkan ke PanwasBOYOLALI - Anggota tim sukses pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup)Suhadi-Muhadjir, Warsidi kemarin melapor ke Panwas Boyolali berkait dengan perusakan spanduk dan stiker. Perusakan alat peraga itu dinilai ada unsur kesengajaan yang dilakukan pihak tertentu. ''Karena itu, saya minta kepada Panwas untuk melakukan pengusutan, dan selanjutnya diproses secara hukum,'' tandas Warsidi, kemarin. Spanduk dan stiker yang dirusak, lanjut Warsidi, sebenarnya relatif kecil. Tetapi untuk stiker mencapai ratusan lembar, yang tersebar di seputar Kota Boyolali. Dilihat dari sobekannya, ada unsur kesengajaan dan dilakukan satu hari sejak dimulai kampanye tertutup. Sejauh ini, dia belum mengetahui siapa pelaku perusakan itu. ''Yang pasti, cara-cara itu tidak sehat,'' tuturnya. Warsidi menambahkan, stiker dan spanduk merupakan salah satu sarana untuk meraih kemenangan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Dalam masa kampanye, pihaknya tidak menyebar banyak alat peraga. Karena itu, kalau sampai dirusak atau disobek, akan memperlemah publikasi. Semestinya semua pihak menunjukkan cara-cara yang fair, sehingga persaingan dilakukan dengan akal sehat. Perusakan alat peraga, jika tidak segera diatasi, akan bisa menimbulkan benturan antarpendukung pasangan calon. Wakil Ketua Panwas, Edy Sutedjo, mengatakan, semua laporan atau keluhan dari tiap-tiap pasangan ditampung dan selanjutnya ditindaklanjuti. Pihaknya belum bisa menentukan sikap dan mengambil tindakan, bila tidak ada bukti. Karena itu, pihaknya kini mendata laporan yang masuk untuk selanjutnya dilakukan cek ke lapangan. (shj-16a) |