logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 SALA
Line

Yenny dan Muhaimin Jenguk Nopa di RSUD

SRAGEN - Simpati terhadap Nopa Maulana (3), penderita busung lapar yang kini dirawat di sal Anggrek RSU Sragen, terus mengalir. Kemarin, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar didampingi Yenny Zanuba, putri Gus Dur, menjenguk pasien kecil tersebut.

Puluhan pengunjung, termasuk wartawan yang berkerumun di bangsal perawatan, tidak mengusik Nopa yang tidur lelap.

Meski tubuhnya dipegang dan digoyang Muhaimin, bocah yang menderita busung lapar karena penyakit jantung dan paru-paru itu tidak bereaksi.

''Putra saya baru tidur pulas. Sehari tidur lebih dari 15 jam,'' kata Ny Sulani, ibu bocah itu.

Yenny menanyakan, apakah dokter yang merawat sering menjenguk Nopa.

Saat berkunjung, Muhaimin dan Yenny didampingi Wakil Ketua DPD PKB Jateng, Abdul Kadir Karding, dan beberapa pengurus DPP.

Kegiatan itu berkait dengan rencana deklarasi antikemiskinan, dan pelepasan laskar antibusung lapar di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, kemarin.

Ny Sulani membenarkan bahwa perawat dan dokter sering memeriksa kondisi anak bungsu dari tiga bersauadara itu.

''Saya akan terus memantau perawatannya,'' kata Yenny yang disambut dengan anggukan. Yenny sempat menyodorkan bantuan dalam amplop tertutup.

Ketika dilapori bocah itu menderita paru-paru, Muhaimin langsung memegang punggung Nopa dengan telapak tangan kiri.

''O ya, terasa dan bunyi napasnya agak grok-grok,'' tutur Muhaimin.

Tanggap Darurat

Yenny mencoba menghibur dengan memeluk Ny Sulani, yang duduk di sudut tempat tidur lain di samping anaknya.

Muhaimin didampingi Yenni seusai menjenguk Nopa mengatakan, Indonesia memang kaya raya, tapi disisi lain masih ada yang menderita busung lapar.

Muhaimin meminta pemerintah segera mengucurkan dana tanggap darurat yang dialokasikan di APBD, untuk dimanfaatkan mengatasi kemiskinan.

Untuk menyikapi persoalan busung lapar, PKB membentuk Laskar Antibusung Lapar. Yang ditangani tidak hanya busung lapar, tapi juga bisa lumpuh layu dan demam berdarah dengue (DBD).

''Upaya nyata diwujudkan, jika di suatu kabupaten terdapat penderita busung lapar, pengurus DPC PKB harus mencari pasien itu dan memfasilitasinya untuk dibawa ke RSU setempat,'' pinta Muhaimin. Sebelumnya, Bupati, H Untung Wiyono, Sabtu petang juga menyempatkan menjenguk Nopa.(nin-16a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA