logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 SALA
Line

Polisi Razia Bom di Mobil Boks

  • Terjunkan 30 Personel

KARANGANYAR - Polisi Resort Karanganyar tiba-tiba menerjunkan sekitar 30 personelnya di pintu masuk kota, dekat Jembatan Jurug yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo, atau tepatnya di depan Universitas Surakarta (Unsa), Sabtu (11/6) pukul 15.00. Mereka dari Reskrim, lalu lintas, dan jajaran intel itu menghentikan dan memeriksa mobil boks yang melintas.

Tak pelak, razia yang begitu tiba-tiba itu mengejutkan masyarakat sekitar, dan bahkan sempat memacetkan jalan raya jurusan Solo-Tawangmangu.

''Kami mendapat perintah dari Polwil Surakarta untuk menggelar razia, menyusul informasi ada mobil boks menuju arah timur yang membawa senjata, amunisi, dan bom,'' kata Kapolsek Jaten, AKP Imam Utomo, di lokasi kejadian.

Tidak Ditemukan

Setelah lebih dari dua jam melakukan razia, aparat polisi membubarkan diri. Mereka tidak menemukan benda yang dimaksud, setelah menghentikan dan memeriksa hampir seluruh mobil boks yang melintas.

Beberapa waktu lalu, Kantor Bupati Karanganyar juga sempat diteror bom. Teror tersebut dikaitkan dengan rencana kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, yang akan mencanangkan Bulan Bakti Gotong Royong secara nasional, yang dipusatkan di Desa Bangsri, Karangpandan, 18 Juni mendatang.

Namun setelah melakukan penyisiran, aparat penjinak bahan peledak (jihandak) tidak menemukan apa pun.

Menurut Kapolres, AKBP Amrin Remico, teror itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang menginginkan Karanganyar tidak tenteram dan tidak kondusif. (G8-16a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA