logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 INTERNASIONAL
Line

Dua Sandera Indonesia Dibebaskan di Filipina

MANILA - Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Efren Abu mengatakan, pasukannya telah menyelamatkan dua dari tiga pelaut Indonesia yang ditawan militan Islam tiga bulan lalu di Pulau Jolo, Filipina.

Dikatakan, tawanan dibebaskan setelah terjadi tembak-menembak dengan kelompok bersenjata. Jenderal Abu mengatakan, dia berharap tawanan ketiga akan dibebaskan dalam beberapa hari mendatang.

Pejabat militer mengatakan tidak ada uang tebusan yang dibayarkan untuk membebaskan kedua pelaut itu.

Berita pembebasan tanpa uang tebusan ini juga dibenarkan oleh Konsul Republik Indonesia untuk Davao, Filipina Selatan, Bambang Gunawan. ''Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari pihak militer. Mereka yang dibebaska adalah Yamin Labaso dan Erikson Hutagaol. Mereka mengatakan sudah dilakukan operasi pembebasan.'' kata Bambang Gunawan seperti dikutip BBC.

''Satu orang lagi belum diketahui keberadaannya. Operasi ini memang khusus dilakukan untuk menyelamatkan WNI ini,'' tambahnya.

Tiga warga Indonesia ini, Ahmad Resmiyadi, Yamin Labaso and Erikson Hutagaol diculik setelah kapal mereka diserang di lepas pantai Sabah oleh sebuah kelompok yang menamakan diri Jamiat al-Islamiah Mindanao Selatan.

Kelompok ini diperkirakan memiliki hubungan dengan Abu Sayyaf, kelompok yang sering melakukan penculikan di Filipina selatan dan berusaha mendirikan negara terpisah di kawasan tersebut.

Bulan lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara khusus meminta bantuan Presiden Gloria Arroyo untuk menyelamatkan ketiga sandera tersebut. Menteri Luar Negeri Indonesia Hassan Wirayuda mengatakan kelompok penculik ini meminta uang tebusan 790.000 dolar AS bagi pembebasan mereka.(bbc-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA