logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 EKONOMI
Line

Persaingan Bengkel Mobil Ketat

PURWOKERTO - Persaingan bengkel mobil di Kota Purwokerto, tiap tahun terus meningkat. Itu terjadi dengan muculnya bengkel-bengkel baru, yang mengklaim memiliki peralatan paling canggih dan lengkap.''Tiap tahun ada bengkel baru buka di sini,''kata Yuda Wijaya, pemilik bengkel dan variasi Grandprix Jl HR Bunyamin, Purwokerto, kemarin.

Selain bengkel, kini juga sedang tumbuh layanan variasi mobil. Mereka yang masuk bidang ini, bukan hanya pemain baru tapi juga pemain lama yang sudah membuka bengkel. Ada yang punya bengkel lalu bikin variasi, atau yang punya variasi membuka bengkel. Bahkan varisi kini sedang berlomba membuka cuci salju, isi angin nitrogen untuk ban agar lebih nyaman.

Bengkel kategori besar dan menengah di Purwokerto mencapai 30 buah. Sebagian besar merupakan bengkel yang menyatu dengan dealer mobil merek tertentu dimana setiap dealer pasti punya bengkel. Bengkel Grandprix, yang juga membuka layanan variasi kini berusaha merambah konsumen kelas atas seperti pemilik mobil BMW dan Marcedes. Pemilik mobil Eropa selama ini kesulitan merawat mobil kesayangannya, karena tak ada bengkel yang berani membongkar mesin kendaraan itu bila mengalami gangguan.

Kebutuhan konsumen itu dilayani Grandprix dengan peralatan baru menggunakan komputerisasi untuk melihat kerusakan pada mesin maupun elektrik mobil seperti BMW. ''Kami membuka layanan risseting oil service dan infection khusus BMW,'' ujar Dedy Kuswara kepala bengkel itu.

Alat baru ini dapat mereset dan menginstal kembali chip pada memori komputer BMW yang sudah penuh. Sehingga disket pada memori itu kembali ke titik nol, dan dapat dimanfaatkan lagi untuk merekam perintah mini komputer di mobil tersebut.

Kerja kompeter ini dapat memprint out isi memori sehingga pemilik mobil bisa puas dan tahu spare part mana yang harus diganti. Pemilik mobil BMW di Purwokerto, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen yang dijangkau bengkel ini mencapai 250 buah.

Mengenai alasan memori BMW perlu dibuat nol, dia menjelaskan jika memori itu sudah penuh, akan berpengaruh pada kinerja mesin. ''Memori ini perannya sangat besar dalam merekam semua kerusakan pada mobil. Jika memori penuh jelas kerusakan pada mobil ini tidak bisa direkam,'' ungkapnya.

Biaya re-setting oil service Rp 50.000. Untuk infection, terdiri dari 20 pekerjaan yang dilakukan sekali inspeksi antara lain untuk mesin, rem, elektrik, dan sistem pengapian dan bahan bakar hanya Rp 250.000. (in-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA