logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 EKONOMI
Line

APEX Bank Dorong Penurunan Bunga Kredit

SEMARANG- Kalangan praktisi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menggantungkan harapan besar pada lembaga bersama BPR yang difasilitasi Bank Indonesia (BI), yakni APEX Bank.

Badan keuangan itu diyakini akan dapat menurunkan tingkat suku bunga hingga beberapa digit sehingga BPR dapat bersaing dengan bank umum.

Selama ini, rata-rata suku bunga BPR cukup tinggi di kisaran 1,3-2% per bulan flat atau 15,6-24% per tahun. Akibat lebih tingginya suku bunga dari bank umum ke sektor UMKM, angka penyaluran kredit menjadi berkurang. Di Jawa Tengah, penyaluran kredit empat bulan terakhir ini hanya tumbuh 25-35%, lebih rendah dari biasanya yang tercatat 40%.

''Pembentukan lembaga ini sebagai penguatan modal BPR untuk bersaing. Setiap dana dari luar negeri dapat diterima BPR secara langsung melalui APEX sehingga suku bunganya tidak mahal. Selama ini yang terjadi, dana masuk melalui lembaga lain lebih dulu, sehingga begitu turun bunganya menjadi lebih tinggi,'' ujar Said Hartono, Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jateng, kemarin.

Menurut dia, APEX Bank sebenarnya sudah mulai terbentuk dan pihaknya saat ini bersama BPR nasional tengah membentuk kelompok kerja (pokja). Dalam pokja tersebut, permasalahan seputar bank perkreditan akan dibahas, termasuk faktor lemahnya daya saing jenis bank tersebut dalam industri perbankan belakangan ini.

Sebenarnya, lanjut dia, tingkat suku bunga sudah mulai turun beberapa waktu terakhir. Faktor utama adalah meningkatnya angka dana pihak ketiga atau dana masyarakat yang berhasil terhimpun. Pada Januari-April saja, pertumbuhan dana masuk mencapai 40%. Sayangnya, persentase itu tidak diikuti kredit yang tersalur.

Di sisi lain, lanjut dia, penguatan BPR dilakukan melalui bantuan pelatihan dan pendidikan, program kerja sama (linkage) dengan bank umum. APEX Bank sendiri diharapkan dapat memfasilitasi kepentingan bank BPR, lebih-lebih menjelang restrukturisasi berbasis Arsitektur Perbankan Indonesia (API) 2010 mendatang. (H12-59 )


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA