logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 BANYUMAS
Line

Dua Wakil Rakyat Tolak Ikuti ESQ

PURWOKERTO-Dua anggota DPRD Banyumas, Hendro Kuncoro dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Sutarso dari Partai Amanat Nasional, menolak mengikuti latihan emotional spiritual quotien (ESQ). Latihan itu diselenggarakan DPRD bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Emosional dan Spiritual Cabang Purwokerto.

Kedua wakil rakyat itu tak mengikuti kegiatan tersebut, Sabtu-Minggu (11-12/6), karena menilai anggarannya terlalu besar, yakni sekitar Rp 1 juta. Anggota DPRD yang mengikuti pelatihan 38 orang.

Ada lima anggota DPRD lain juga tak mengikuti latihan. Sebab, mereka sedang menghadapi kasus hukum berkait dugaan korupsi APBD 2002-2003. Mereka adalah Sutikno, Mussadad Bikri Nur, Wiyono, Moetia Harjatmo, dan Sunarto Arif.

Hendro Kuncoro, Sabtu (11/6), menyatakan anggaran kegiatan itu terlalu boros. ''Pelatihan itu memang bagus. Silakan teman-teman lain ikut."

Sementara itu, Kepala Subbagian Kegiatan Komisi DPRD Sudiro menyatakan perencanaan dan penentuan anggaran kegiatan diputuskan DPRD. Kegiatan itu bagian dari pembekalan bagi anggota DPRD tahap kedua. Tahap pertama sosialisasi produk hukum, Januari lalu.

Ketua panitia pelatihan, Nunik Ina, membantah biaya kegiatan itu terlalu besar. Pelatihan bagi anggota DPRD masuk kategori reguler dengan biaya sekitar Rp 1,15 juta/orang. Biaya kategori mahasiswa, kata dia, antara Rp 500.000 dan Rp 600.000. Di atas kategori reguler ada kelas profesional dengan biaya Rp 1,75 juta. Paling mahal kelas eksekutif, yakni Rp 2,75 juta. (G22-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA