logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 13 Juni 2005 BANYUMAS
Line

Kader Golkar Menyeberang

PURBALINGGA- Sejumlah kader Partai Golkar menyeberang dan mendukung Triyono Budi Sasongko. Padahal, partai itu mengusung Munir dan Soetarto Rachmat sebagai calon bupati dan wakil bupati.

''Saya tetap cinta Partai Golkar. Namun saya memilih mendukung Triyono,'' kata Wakil Ketua DPD AMPI Dedi Sutono.

Dia menyatakan siap dikeluarkan dari AMPI jika sikap politik itu dinilai merugikan organisasi sayap Partai Golkar tersebut. Dia mengaku memilih Triyono dan Heru karena ingin Golkar lebih maju dalam lima tahun ke depan. Dia juga menyebut sejumlah pengurus kecamatan (PK) Partai Golkar mendukung Triyono.

Triyono pun mengaku didatangi beberapa kader Partai Golkar yang menyatakan dukungan. Sebagian adalah pengurus kecamatan dan pengurus organisasi sayap. ''Namun saya tak tahu mereka datang atas nama pribadi atau kelembagaan.''

Enam Partai

Dia menyatakan para kader partai itu sadar ketika melihat peta politik Purbalingga yang sudah transparan. ''Kita harus menghargai mereka yang ingin ikut berperan membidani pemerintahan baru di Purbalingga. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan itu.''

Ketika berpidato di lapangan Desa Makam, kemarin, dia secara tersirat menyinggung hal itu. ''Kita didukung enam partai. Mudah-mudahan sebentar lagi ada tambahan satu partai lagi mendukung kita,'' katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Soetarto Rachmat, yang menjadi pasang Munir, membantah pembelotan para kader partainya itu. Dia menyatakan saat ini kader di PK dan organisasi sayap masih solid. ''Tak benar ada penyeberangan dukungan.''

Ketua Tim Pemilihan Kepala Daerah Partai Golkar Wachyono pun menilai kabar itu masih berupa isu. Karena itu dia berencana memanggil para personel yang disebut menyeberang ke kubu Triyono untuk meminta klarifikasi.

''Soal dukungan belum dinyatakan secara terbuka. Kami juga belum tahu berapa jumlahnya dan siapa saja yang menyeberang. Kami belum tahu kebenarannya. Rencananya mereka kami panggil untuk klarifikasi. Jadi kami belum tahu langkah selanjutnya karena masih menungggu hasil klarifikasi,'' ujarnya.(F10-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA