DARI kunjungan ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah yang
akan melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung (pilkada) 2005,
penulis memprediksi akan terjadi kondisi yang amat pahit akibat pilkada.
Kondisi pahit (tidak menyenangkan, bahkan membahayakan) itu, dibentuk oleh
entitas sosiologi politik sebagian warga masyarakat,