| Rabu, 08 Juni 2005 | SALA |
Mega Bintang NetralPASARKLIWON - Yayasan Mega Bintang menyatakan netral dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwakot) pada 27 Juni, meski Koordinator Mega Bintang Mudrick M Sangidoe telah menyatakan dukungannya kepada salah satu pasangan calon. "Anggota Mega Bintang bebas menentukan pilihan. Organisasi ini netral, jadi saya tidak memberi instruksi kepada anggota untuk mengikuti pilihan saya. Semua saya serahkan kepada tiap-tiap anggota," ungkap dia seusai mengumumkan penggunaan kantor baru yayasan di Jalan Kapten Mulyadi 184C, Senin (6/6). Tokoh yang dikenal lewat Koalisi Mega Bintang (PPP - PDI-P) di Solo pada masa Orba itu menegaskan, organisasi massa bentukannya tidak untuk terjun ke dalam dunia politik. "Kami akan berkomitmen pada bidang sosial termasuk menyediakan lembaga bantuan hukum bagi warga yang membutuhkan," tutur dia didampingi Koordinator LBH Mega Bintang, Boyamin. Khusus untuk LBH, lanjut Boyamin, tidak akan dimanfaatkan untuk menangani kasus pembelaan terhadap pelaku narkoba ataupun korupsi. "Justru kami akan melaporkan segala bentuk tindakan korupsi karena yang dirugikan adalah rakyat kecil." LBH Mega Bintang sebelumnya telah mengadvokasi dua kasus PHK yang menimpa sejumlah buruh di dua perusahaan. "Saya tidak perlu menyebutkan perusahaan mana tapi kami akan membela kaum lemah yang membutuhkan advokasi." Yayasan Mega Bintang, ujar Mudrick, selama ini telah aktif memberikan bantuan pengadaan air bersih di sejumlah daerah, antara lain Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Karanganyar. "Kami juga telah membuat sumber air berupa sumur bor di Pracimantoro dan Paranggupito, Wonogiri. Setiap tahun kami mengedrop bantuan air bersih melalui tangki yang kami kirimkan ke daerah yang sering dilanda kekeringan." (G13-18j) |