logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Juni 2005 OLAHRAGA
Line

Iran Hanya Butuh Imbang

TEHERAN- Iran dan juara Asia, Jepang, hanya membutuhkan hasil imbang lawan Bahrain dan Korea Utara, Rabu (8/6) ini untuk menjamin secara otomatis tempat mereka pada final Piala Dunia 2006 di Jerman. Tapi kedua negara tangguh Asia itu bertekad meraih tambahan tiga angka untuk menjaga gengsi, bukan sekadar hasil imbang.

Korea Selatan yang berada di Grup B, semifinalis Piala Dunia 2002, juga bertekad merebut poin maksimum lawan Kuwait. Namun Kuwait kini di bawah manajemen baru setelah pelatih Serbia-Montenegro, Slobodan Pavkovic harus kehilangan jabatannya setelah dikalahkah Arab Saudi 3-0, Sabtu lalu. Mantan pelatih Mohammad Ibrahim diserahi tugas untuk menangani tim itu.

"Waktu kami tinggal 48 jam dan sementara tugas yang diemban tidak ringan. Kami sudah kalah tujuh poin dalam kualifikasi dan situasinya kini amat sulit," kata pelatih berusia 42 tahun itu.

Korea Selatan menempati urutan kedua dengan tujuh poin, satu angka di bawah Arab Saudi yang akan menjamu Uzbekistan di Riyadh. Arab Saudi yang ditangani Gabriel Calderon, mengincar keberangkatan keempat mereka beruntun ke Piala Dunia.

Dua tim teratas Grup A dan B lolos otomatis ke Jerman. Sedangkan tim urutan ketiga melakukan play-off dan pemenangnya akan menghadapi tim urutan empat zona Concacaf untuk mendapatkan satu tiket lainnya.

Iran yang bertekad mendapatkan tempat di Piala Dunia untuk kali keempat, dijanjikan bonus "berharga" oleh Presiden Mohammed Khatami.

"Rabu akan merupakan hari menyenangkan bagi Iran dan rakyat Iran," kata Mohammad Dadkan, Ketua Federasi Sepakbola Iran. "Kendati dengan hasil imbang sudah bisa lolos, kami ingin meraih poin penuh. Saya berharap tiap orang berdoa."

Pelatih Iran asal Kroasia, Branko Ivankovich menolak harapan yang terlalu berlebihan. "Pertandingan belum selesai," katanya.

"Terlalu dini untuk mengadakan pesta besar. Kita menghadapi pertandingan sulit melawan Bahrain. Beberapa pemain terkena kartu kuning yang berarti mereka tidak akan bisa bermain."

Bintang lapangan dan pencetak satu-satunya gol ketika menghadapi Korut, Rahman Rezali, termasuk di antara yang absen. (ant-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA