| Rabu, 08 Juni 2005 | OLAHRAGA |
Jadwal Final Tak DiubahJAKARTA- PSSI tidak mengubah tanggal 1-2 Oktober sebagai hari pelaksanaan partai final Piala Indonesia 2005 dan 11 Nopember sebagai pelaksanaan partai final Liga Djarum Indonesia. Namun begitu, PSSI belum bisa menentukan tanggal dimulainya putaran kedua liga karena terkendala jadwal pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang berbeda-beda. Seketaris Bidang Liga PSSI, Djoko Driyono, menyatakan bahwa tanggal final kedua event itu sudah pasti, tidak bisa diganggu gugat. Hanya, menurut dia, yang sampai sekarang belum dapat ditentukan adalah tanggal dimulainya putaran kedua liga. Menurut rencana, PSSI akan memulai putaran kedua liga antara tanggal 18-19 Juni. Namun karena adanya Pilkada di beberapa daerah, jadwal tersebut berantakan. Beberapa klub yang tidak bisa melaksanakan pertandingan karena pilkada pada bulan Juni-Juli adalah Semen Padang, PSIS Semarang, PSS Sleman, Petrokimia Gresik, Persegi Gianyar, dan Persela Lamongan. Pendekatan "Kami sedang melakukan pendekatan kepada polisi setempat, minta dispensasi agar bisa melaksanakan pertandingan di masa kampanye dan masa tenang menjelang pilkada," ujar Djoko. Namun dari hasil pendekatan itu PSSI baru dapat menyelamatkan partai terakhir di putaran pertama, antara Persegi melawan PSM Makassar di Gianyar pada tanggal 14 Juni depan. Djoko berharap pendekatan tersebut membuahkan hasil manis agar tidak mengubah tanggal pelaksanaan final kedua event PSSI itu. Sedangkan mengenai opsi melaksanakan pertandingan di luar daerah yang sedang melaksanakan pilkada, menurut dia, dianggap tidak adil bagi klub. "Klub yang seharusnya menjadi tuan rumah tentu saja berkeberatan karena itu akan sangat merugikan. Kita tak bisa melakukan itu. Yang kita inginkan adalah pertandingan dan pilkada berjalan bersama-sama," tandas Joko. (wgm-40) |