logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Juni 2005 OLAHRAGA
Line

Bambang Sudah Pahami Karakter Rudy

SEMARANG- PSIS tidak mematok target khusus dalam pertandingan Piala Indonesia lawan Persijap Jepara pada Minggu (12/6) depan di Stadion Kamal Djunaidi. Soalnya, persiapan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan hanya sepekan.

Namun bukan berarti pertandingan tersebut akan dilepas. Jika ada kesempatan, poin penuh tetap akan diambil.

Peluang untuk menang tetap terbuka. Apalagi pelatih Bambang Nurdiansyah sudah memegang kunci permainan ala Rudy William Keeltjes, arsitek Persijap. Antisipasi permainan Ebanda-Ebanda Timothee cs pun sudah dipersiapkan.

"Tidak ada persiapan khusus. Tapi waktu yang tersisa ini akan kami manfaatkan untuk mengantisipasi gaya bermain Keeltjes," ungkap Bambang.

PSIS dan Persijap memang pernah bertemu dalam pertandingan uji coba Februari lalu. Saat itu, kedudukan sama kuat 0-0. Dari pertandingan uji coba itulah Bambang sedikit memahami gaya main Rudy dan karakter pemain Persijap. Sayang, dia enggan memaparkan gaya permainan lawan. Bambang hanya menjelaskan Persijap sering mengandalkan second line untuk menusuk pertahanan lawan.

"Dari pertandingan uji coba lalu, saya melihat kedua sayap Persijap lebih sering menunggu. Selain itu, mereka juga sering muncul dari belakang. Itu yang akan kami waspadai," kata mantan pemain Pelita Jaya itu. "Persijap tim bagus. Bermain di kandang sendiri pasti ngotot. Mereka tentunya ingin memenangkan pertandingan bergengsi ini," imbuhnya seusai latihan di Stadion Jatidiri, sore kemarin.

Ridwan Absen

Dalam latihan kemarin, Emmanuel de Porras ternyata sudah ikut bergabung dengan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan. Mantan pemain Persija Jakarta itu ternyata hanya mengantar pulang istrinya, Agustina, hingga di Jakarta. Kehadiran Porras membuat peluangnya diturunkan di pertandingan tersebut sangat terbuka.

Pemain yang dipastikan tidak bisa turun adalah Maman Abdurahman dan Modestus Setiawan. Mereka mengikuti training center (TC) timnas U-23. Selain mereka, M Ridwan juga dipastikan absen. Mantan pemain Pelita Krakatau Steel itu terkena akumulasi kartu ku-ning saat lawan Persibat Batang di leg pertama dan kedua.

Padahal, Ridwan merupakan andalan PSIS dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan dari sektor sayap kanan. Pemain bernomor punggung 23 itu punya akselerasi dan kecepatan lari tinggi. Tipe permainannya cocok untuk menghadapi permainan tim asuhan Rudy Keeltjes.

Bambang sudah menyiapkan May Rahman dan M Yusuf untuk mengganti Ridwan. May Rahman punya umpan-umpan crossing yang matang dan daya jelajah tinggi. Sedangkan M Yusuf, walau baru direkrut, sudah mulai nyetel dengan gaya bermain Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan. Selain ngotot, Yusuf juga punya kecepatan dan insting gol tinggi.

"May Rahman dan Yusuf mampu menggantikan peran Ridwan yang absen. Mereka juga pengalaman. Jadi akan mudah menerjemahkan instruksi pelatih."

Persiapan menghadapi Persijap yang hanya sepekan membuat Bambang harus benar-benar putar otak. Selain tiga pemainnya absen, dalam pertandingan nanti PSIS juga tidak bisa menurunkan seluruh pemain asingnya. Pasalnya, pemain asing yang diizinkan main hanya tiga. Itu membuat Bambang harus pandai-pandai mengotak-atik komposisi pemain agar kekuatan PSIS tidak timpang.

"Pemain asing yang akan diturunkan belum ditentukan. Tergantung kondisi akhir mereka," terang mantan pelatih Persikabo Bogor itu.

Dengan kondisi yang kurang menguntungkan tersebut, Bambang tetap serius mempersiapkan Indriyanto Nugroho cs untuk menghadapi Ebanda-Ebanda Timothee dan kawan-kawan. Pemain yang ada akan dimaksimalkan. "Gambaran komposisi pemain sudah ada. Kami tinggal mematangkan saja," tandasnya. (H13-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA