logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Juni 2005 NASIONAL
Line

Jepara Pertahankan Adipura

WC Sekolah Jadi Target Kebersihan

JEPARA- Untuk mempertahankan penghargaan tertinggi kota terbersih se-Indonesia (kategori kota sedang), pemerintah Kabupaten Jepara siap meluncurkan program kebersihan di lingkungan tempat pendidikan. Tak hanya di halaman gedung, WC dan kamar mandi taman kanak-kanak hingga SLTA harus bersih.

''Sekolah dari tingkat TK hingga SLTA, termasuk madrasah semuanya harus memiliki fasilitas WC dan kamar mandi yang representatif. Kebersihannya harus selalu terjaga,'' kata Bupati Jepara Drs H Hendro Martojo dalam tasyakuran penerimaan penghargan Adipura 2005 di pendapa Kabupaten, Selasa sore.

Piala yang diterima dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan Cipanas, Jabar, Senin lalu itu, tiba di bandara A Yani Semarang, kemarin pagi. Selanjutnya dibawa ke Jepara dengan jalur darat. Memasuki perbatasan Demak-Jepara di Kecamatan Welahan, Bupati menyerahkan piala Adipura kepada Kepala Dinas Perhubungan Drs Teguh Supurbo MM dan kemudian piala itu dikirab menyusuri jalan utama sejumlah kecamatan di Kabupaten Jepara.

Terasa Lain

Tiba di halaman pendapa piala dibawa petugas Satpol PP diiringi tetabuhan rebana. Teguh Supurbo mengembalikan piala kepada Bupati di pendapa, namun sebelumnya diserahkan kepada Wakil Ketua DPRD Drs H Ahmad Sholikhin.

Tasyakuran dihadiri Muspida, para pejabat, dan ratusan ''pasukan biru'', petugas kebersihan dan penyapu jalan. Bupati mengungkapkan, penghargaan Adipura kali kedua bagi Jepara terasa lain. Saat 5 Juni 1997 menerima Adipura sebagai kota bersih, terasa biasa saja, karena yang lain juga sudah menerima beberapa kali. Tahun 2005 ini hanya 37 kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil yang mendapatkan penghargaan. ''Dulu sifatnya kan wajib, setiap kota harus ikut. Sedang Adipura 2005 ini sifatnya sukarela. Hanya kota yang mengajukan yang dinilai. Ternyata Jepara memperoleh penghargaan tertinggi untuk kategori kota sedang. Untuk tahun depan semua kota akan dinilai, selain akan diumumkan kota terbersih juga ada kota terjorok,'' ujar Hendro.

Jepara menduduki rangking pertama dari 11 kota sedang yang menerima penghargaan. Untuk kota metropolitan hanya empat kota, rangking pertama Jakarta Pusat dan Kota Semarang rangking keempat. Kota besar hanya enam dan teratas Kota Pekanbaru. Adapun dari 16 kota kecil, peringkat pertama Bangli (Bali) dan Sragen (Jateng) menduduki peringkat 8.

Wakil Ketua DPRD Drs H Ahmad Sholikhin mengatakan, penghargaan Adipura merupakan hasil kerja keras bertahun-tahun. Jalan-jalan kota Jepara bersih, demikian juga kali wiso yang dulu kotor dan keruh airnya sekarang sudah nampak bersih. ''Penghargaan ini adalah untuk kita semua warga Jepara. Penghargaan khusus kami sampaikan kepada petugas kebersihan,'' ujarnya.

Selain diajak makan siang bersama di pendapa, para petugas kebersihan mendapatkan tali asih dari Pemerintah Kabupaten Jepara. (kar,H15-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA