logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Juni 2005 MURIA
Line

Ada Soal yang Tertukar

PATI- Hari pertama pelaksanaan ujian sekolah (US) untuk SD di Kabupaten Pati, Senin (6/6) lalu, diketahui ada soal yang seharusnya diujikan hari itu tertukar. Hal tersebut terjadi di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Trangkil.

Sehubungan dengan itu, Ketua Masyarakat Peduli Pendidikan (MPP) kecamatan setempat, Sukarman, segera mengirim surat ke Komisi D DPRD yang tembusannya disampaikan ke Bupati. Menurut dia, kejadian itu adalah keteledoran yang harus dipertanggungjawabkan pihak berkompeten.

Sebab, katanya, masalah tersebut menyangkut kinerja lembaga penyelenggara pendidikan SD, baik dalam hal pembuatan naskah ujian, kerahasiaan maupun pendistribusiannya yang kurang cermat. Meskipun yang dia ketahui baru terjadi di sejumlah SD di Kecamatan Trangkil, hal yang sama dikhawatirkan terjadi pula di kecamatan lain.

Mengenai kejadian tepatnya, untuk jadwal ujian hari pertama adalah Pendidikan Agama dan Bahasa Indonesia. Namun pada saat jam mata ujian Bahasa Indonesia, sampul berisi soal Bahasa Indonesia setelah dibuka dan akan dibagikan kepada peserta, ternyata berisi mata ujian untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang seharusnya baru diujikan pada hari kedua (kemarin-Red).

Hal tersebut terjadi di ruang ujian I SD Trangkil 04, karena ruang ujian lain untuk soal yang diujikan sudah sesuai dengan jadwal. ''Adapun yang lain terjadi di SD Kajar 02, SD Tlutup, dan SD Guyangan.''

Teratasi

Memang benar, kata Sukarman, meskipun sebelum dibagikan kepada peserta, soal yang baru dibuka dari sampul terlebih dahulu diteliti oleh pengawas, tetapi tingkat kerahasiaannya patut diragukan. Sebab, soal yang telanjur dibuka tentu akan dicermati, sehingga baru diketahui kalau dalam sampul itu terjadi kekeliruan.

Dengan demikian, Komisi D yang membidangi masalah pendidikan harus minta pertanggungjawaban kepada pihak penyelenggara. ''Anak didik adalah aset bangsa, sehingga sejak dini harus benar-benar diperhatikan kepentingannya.''

Ditanya sehubungan masalah itu, Kepala Seksi (Kasi) TK dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Drs Sarpan SH MM membenarkan terjadinya kesalahan kecil, tetapi secepatnya sudah bisa teratasi hari itu juga. Hanya, peserta sedikit menunggu karena harus dicarikan ganti soal cadangan yang ada di SD terdekat.

Menyangkut kerahasiaan soal mata ujian, pihaknya menjamin tetap terjaga, karena pengawas ujian sudah terikat dengan sumpah jabatan. Dengan begitu, ketika mengetahui soal yang seharusnya dibagikan tidak sesuai, langsung dimasukkan sampul dan dilaporkan kepada panitia. (ad-15s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA