logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 08 Juni 2005 BANYUMAS
Line

Selama Kegiatan Banyumas Expo

PKL Menolak Masuk GOR Satria

PURWOKERTO - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban PKL Gedung Olahraga (GOR) Satria (Papagorsa) Purwokerto meminta kepada Pemkab dan DPRD agar tetap diperbolehkan berjualan di lokasi sepanjang Jalan Prof Soeharso (luar kompleks GOR) selama berlangsungnya kegiatan Banyumas Expo, 21-27 Juni mendatang. Sebab selama kegiatan berlangsung, mereka harus masuk ke dalam lokasi kompleks GOR. Padahal kaveling yang disediakan panitia dinilai tidak strategis. Karena itu, mereka menolak dipindah masuk ke dalam kompleks GOR Satria.

Tedy, Koordinator Papagorsa mengatakan, tempat jualan yang disediakan panitia di dalam lingkungan GOR kurang strategis karena tempatnya becek kalau hujan. Padahal dagangan mereka kebanyakan lesehan.

''Yang kami jual kan makanan dan sering melayani untuk sarapan pagi. Kami juga sudah punya pelanggan tetap. Kalau nanti diminta masuk ke dalam, selain tempatnya tidak strategis kemungkinan kehilangan pelanggan,'' ujarnya.

Menurutnya, selama berlangsungnya Banyumas Expo, pembeli bisa saja bertambah. Namun itu tidak begitu berpengaruh karena selama ini mereka sudah punya pelanggan tetap. Waktu berjualan pun sudah dimulai sejak pukul 05.00, sedangkan Banyumas Expo dibuka mulai pukul 09.00, ditutup sementara pukul 13.00-14.00, dan dibuka kembali sampai pukul 21.00.

Lokasi yang disediakan panitia, tambah pedagang lainnya Sri Miniarsih, jauh dari sarana air bersih. ''Lokasi yang akan disediakan kalau hujan pasti becek. Padahal kita penjual lesehan sehingga sangat bergantung pada kebersihan lingkungan,'' katanya.

Sementara itu, lokasi yang diperuntukkan bagi PKL di Banyumas Expo itu adalah halamam parkir sebelah timur (zona timur), parkir tengah (zona tengah), dan di lapangan sepak bola sebelah barat (zona barat). Sementara itu Jalan Prof Soeharso direncanakan bebas dari PKL. Kemungkinan lokasi itu dipakai untuk areal parkir.

Keluhan pedagang tersebut, Senin (6/6) lalu juga disampaikan ke DPRD Banyumas dalam pertemuan yang dipimpin Hendro Kuncoro SPt dari Komisi A dan Akhmad Ikhsan SAg Ketua Komisi D serta dihadiri anggota DPRD Iqbal Syailudin dan Mukhsonudin. Dari Pemkab hadir Kepala Bidang PKL Dinas Koperasi dan UKM Mas Wigrantoro Noor Sigit SH.

Mereka datang ke DPRD karena dalam pertemuan sebelumnya dengan pihak Diskop dan UKM belum ada titik temu mengenai penentuan lokasi. Saran dari dinas, PKL Jl Prof Soeharso akan ditempatkan di zona tengah. Lokasi itu sifatnya juga masih pilihan sementara, sedangkan usulan PKL tetap berjualan di lokasi itu dan menjamin sekitar pukul 11.00 sudah tidak berjualan lagi sehingga lokasinya steril dari PKL.

Berkaitan dengan hal tersebut, Noor Sigit menyatakan permintaan PKL belum bisa diputuskan karena kepanitiaan melibatkan beberapa pihak. ''Permintaan mereka masih harus dikoordinasikan dengan bagian parkir dan keamanan maupun pihak lain,'' ujarnya saat menghadiri pertemuan di DPRD. (G22-16m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA