logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 07 Juni 2005 SALA
Line

Tema Kampanye dari Moral hingga Ajak Investor

BOYOLALI - Pasangan calon bupati (cabup) Djaka Srijanta dan calon wakil bupati (cawabup) Adha Nurmujtahid, bila terpilih akan membuat program seratus hari.

Program yang dituangkan dalam seratus hari, adalah menindaklanjuti aspirasi bawah. Dengan demikian, pada kampanye mendatang tema yang akan dijual kepada massanya adalah menyerap aspirasi, dan untuk selanjutnya diwujudkan.

''Jadi, saat kampanya kami lebih banyak mendengarkan aspirasi atau kemauan masyarakat. Bila terpilih, aspirasi itu kami realisasikan,'' kata cawabup Adha Nur Mujtahidm kemarin. Pasangan itu dicalonkan oleh PAN.

Dia mengatakan, persiapan untuk menggelar kampanye sudah matang, tinggal menunggu dimulainya kampanye. Tim sukses atau tim kampanye sudah terbentuk di semua desa dan kecamatan. Mereka sudah tahu tugas apa yang harus dilakukan. Dalam kampanye, pihaknya berencana mendatangkan jurkam tingkat nasional.

Pasangan Sri Moelyanto-Seno Samudro yang dicalonkan Partai Golkar, dalam kampanye akan menjual isu aktual. Menurut Ketua Tim Sukses, Imam Supandi, isu aktual itu salah satu di antaranya adalah soal kemudahan investor masuk Boyolali.

Dengan memberi kemudahan investor menanamkan investasi, dampaknya adalah pembangunan akan bergerak cepat. Tema lain adalah soal cadangan subsidi pupuk. Selama ini, pemerintah belum menyediakan dana cadangan untuk pembelian pupuk. Pasangan itu sudah siap dengan tim kampanye dan saksi. Begitu kampanye dimulai, semua kekuatan akan dikerahkan.

Masalah Moral

Adapun pasangan Suhadi-H Muhajir yang dicalonkan PKS dan Partai Demokrat, akan memilih tema kampanye berkait dengan moral. Menurut Ketua Tim Sukses, Tugiman, masalah moral, pendidikan, kesederhanaan, dan keteladanan, akan menjadi tema kampanye. Jika dijabarkan, tema itu sangat panjang dan maknanya luas.

Mengenai persiapan tim kampanye, dia mengatakan, sudah ada di semua desa dan kecamatan. Mereka sudah diberi bekal dan digembleng, sehingga sudah bisa bergerak sendiri.

Sementara itu pasangan Alhisyam-Sururi yang dicalonkan oleh PDI-P, akan mengusung tema kampanye membangun manusia yang bermartabat.

Menurut cawabup Sururi, tema itu sangat luas artinya, tetapi subtansinya mewujudkan manusia yang punya harga diri, berpendirian, dan percaya diri. Selain itu, tema lain yang dijual adalah menyangkut moral. Dengan moral yang baik, maka akan tercipta pemerintahan yang bersih. Itu sesuai dengan visi dan misi.

Menyinggung saksi-saksi di TPS, dia mengatakan, sudah siap dan mencukupi. Begitu pula tim kampanye, sudah disiapkan dengan baik. Pasangan calon bupati (cabub) KH Habib Masturi dan calon wakil bupati (cawabup) P Sarijo, mempercayakan sepenuhnya kepada tim suksesnya untuk menggelar kampanye.

Pasangan itu telah memberikan bekal dan materi kampanye kepada tim suksesnya, untuk selanjutnya dijadikan bahan menggembleng massa di lapangan. Tema atau materi kampanye yang akan dijual adalah ''Saiyek saeka kapti tata, titi, tentram membangun Boyolali''.

Tema atau materi yang akan dijual kepada massa pendukungnya, lanjut dia, mempunyai pengertian yang cukup luas. Salah satu di antaranya, adalah mewujudkan gotong royong dalam rangka menyatukan langkah satu arah membangun Boyolali berdasarkan nila-nilai moral, solidaritas, dan kebersamaan.

Hal itu juga selaras dengan visinya, yakni terwujudnya masyarakat Boyolali yang mandiri, mampu memenuhi kebutuhan hidup secara layak, bertumpu kepada bidang pertanian, dan penguatan ekonomi pedesaan.

Sarijo mengatakan, lima hari menjelang kampanye pihaknya sudah mempersipkan segala sesuatu, termasuk saksi-saksi. Sekarang ini pihaknya tinggal melakukan pemantapan, dan melakukan koordinasi antartim sukses atau tim kampanye.(shj-51a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA