SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Senin, 06 Juni 2005

CRAWFORD - Laporan Pentagon (Departemen Pertahanan AS) tentang insiden penistaan Alquran oleh penjaga penjara Amerika di Teluk Guantanamo, Kuba, menciptakan tantangan baru bagi pemerintahan Presiden George W Bush.

BAGDAD - Pasukan AS Minggu kemarin menyatakan telah menemukan sebuah bunker besar yang diduga menjadi sarang gerilyawan di Provinsi Al-Alnbar. Ditemukan pula puluhan senjata di tempat perlindungan bawah tanah berukuran empat kali lapangan bola itu.

SIDON - Sebanyak 665.385 pemilih mendatangi tempat pemungutan suara Minggu kemarin pada babak kedua pemilihan umum di Lebanon, tanpa kehadiran militer Suriah untuk pertama kali dalam tiga dasawarsa.

NABLUS - Sejumlah militan menyerbu dua kantor Otoritas Palestina, Minggu kemarin, untuk meminta pekerjaan dan perlindungan. Penyerbuan itu menunjukkan situasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza semakin kacau.

WASHINGTON - Zat-zat kimia yang meracuni kakek kita, atau bahkan kakek buyut kita, ternyata juga masih berdampak pada kesehatan cucu-cucunya.

BAGDAD - Saddam Hussein sebenarnya bisa didakwa dengan 500 kasus di pengadilan. Namun, dia hanya akan menghadapi 12 tuduhan. Menurut Laith Kuba, juru bicara perdana menteri Irak, Minggu kemarin, peradilan dengan seluruh dakwaan itu hanya akan ''membuang waktu''.

LONDON - Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan cara baru untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Negara itu akan mengganti pajak penjualan bahan bakar dengan pungutan baru yang didasarkan pada jarak tempuh kendaraan. Menteri Transportasi Alistair Darling mengatakan, pajak baru itu dibutuhkan untuk mencegah kemacetan di beberapa ruas jalan paling sibuk di Inggris. Penerapan pajak itu akan memanfaatkan teknologi satelit untuk memantau jarak tempuh yang telah dicapai setiap kendaraan.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA