| Senin, 06 Juni 2005 | PANTURA |
Arca Gada Akhirnya Dipindah
BREBES- Arca gada atau gopala yang berada di halaman pendapa Kabupaten Brebes, Minggu (5/6) akhirnya dipindahkan dari tempatnya ke rumah pribadi Bupati H Indra Kusuma SSos di Jalan Jenderal Sudirman No 72 Brebes. Pemindahan dilakukan mulai pukul 07.00, yang ditangani delapan orang tim teknis dari Muntilan. Sekitar pukul 12.30, proses pemindahan berakhir dan kedua arca sudah menempati lokasi baru. Menurut Indra Kusuma, pemindahan arca dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat. Yanki agar benda itu segera dipindahkan ke tempat lain. Beberapa hari lalu, salah seorang ulama Forum Silaturahmi Ulama Pantura datang menyampaikan aspirasi tentang keberadaan arca gopala yang berada pendapa kabupaten. Aspirasi yang disampaikan ulama itu yaitu tidak menginginkan benda tersebut berada di tempatnya. "Sesuai dengan komitmen saya di beberapa media, pemindahan arca ini tidak masalah dan akan memenuhi permintaan tersebut. Meski, saya belum tahu bagaimana hukumnya mengenai keberadaan arca di tempat ini," ujarnya didampingi Kabag Humas Drs Djajoesman dan Kabag Umum Sasmito kepada wartawan kemarin, di rumah dinas bupati. Dia menuturkan, sebagai seorang pamong masyarakat yang bertugas memomong rakyat, dirinya menginginkan kondisi di daerahnya tetap aman dan kondusif. Ketika ada permintaan mengenai masalah itu, dia kemudian merealisasikan. Dia tidak mau persoalan seperti itu dibesar-besarkan, sehingga mengakibatkan suasana tidak nyaman. Akan Membantu Begitu juga dengan persoalan lain, tuturnya, seandainya masyarakat membutuhkan bantuan, dirinya akan membantu. Misalnya jika ada jembatan rusak di salah satu daerah, kalau mereka meminta bantuan, pihaknya akan memperhatikan. "Sepanjang bisa dikerjakan, Insya Allah akan saya bantu," tegas dia. Sementara itu, proses pemindahan dua arca yang berada di halaman pendapa kabupaten, kemarin berjalan lancar. Delapan orang kru dari tim teknis pimpinan Pakdhe Joko, terlihat bekerja sangat hati-hati. Satu per satu arca mulai dibongkar dan dipindahkan dengan menggunakan peralatan cukup sederhana, yakni balok, tali, dan linggis. "Tiap arca memiliki berat lebih kurang 1,7 ton, dan alas arca beratnya sekitar 325 kg," ujar salah seorang tim teknis. Seperti diberitakan, Rabu (1/6) Forum Silaturahmi Ulama Pantura mendatangi rumah dinas bupati. Mereka menanyakan kembali keberadaan patung arca gada yang masih berada di halaman pendapa kabupaten. Sebelumnya, mereka pernah mengeluhkan keberadaan patung tersebut, karena dinilai membuat suasana pendapa menjadi kehilangan kharisma. (H4-37s) |