| Senin, 06 Juni 2005 | SEMARANG |
Tebus Masa Gelap dengan Obati PasienUNTUK menangani masalah kehidupan, misalnya disharmoni keluarga, karier, dan usaha tak perlu harus melakukan hal-hal di luar nalar. Cukup dengan logika, penyakit seseorang insya Allah bisa disembuhkan. "Semua ilmu yang saya gunakan untuk menolong pasien saya peroleh melalui laku," kata Moch Ali Zabidi, pria yang pernah malang melintang di dunia gelap, kepada Suara Merdeka, belum lama ini di tempat praktiknya di Jalan Ki Sarino Mangunsarkoro, Cemungsari RT 1 RW 6, Siwakul, Ungaran, Kabupaten Semarang. Setelah beberapa tahun hidup di dunia gelap, Ali kini berusaha "menebusnya" dengan membantu orang-orang yang punya penyakit. Dalam praktiknya, dia menggunakan tenaga prana. Menurut dia, penyembuhan penyakit kanker, tumor, jantung, asma, migrain, stroke, liver, atau penyakit-penyakit kronis lainnya cukup menggunakan air yang sebelumnya diisi dengan tenaga prana. Penyembuhan semacam itu dia akui jauh dari efek samping. Dengan anggraeta rasa dia berusaha membantu menyelesaikan penyembuhan penyakit medis dan nonmedis serta masalah duniawi. Selain menangani orang yang berpenyakit, suami Mbak Emi yang mengaku bisa berkomunikasi dengan binatang dan tumbuh-tumbuhan itu juga mampu membantu persoalan yang dialami para politikus, ekonom, dan praktisi hukum. Melihat banyaknya pasien yang datang di tempat praktiknya setiap hari, dia meminta kepada masyarakat yang ingin datang untuk terlebih dahulu menghubungi melalui ponsel 081325397908 atau telepon (024) 70118029. Praktik yang dilakukan tanpa mengenal lelah itu secara ikhlas dia berikan kepada semua lapisan masyarakat. Apa yang dilakukan merupakan wujud dari penghapusan segala kekhilafannya pada masa lalu yang gelap. Ali melakukan praktik di tempat tinggalnya sendiri pada pukul 08.00-15.00 dan pukul 19.00-21.00. (Priyonggo-54n) |