| Senin, 06 Juni 2005 | SEMARANG |
Tercebur Kali, Seorang Anak TewasGENUK- Ashadi (7), ditemukan ibunya, Nuryati (35), warga RT 1/RW 9, Genkusari, sudah mengapung di sebuah sungai kecil di tepi Jalan Raya Kaligawe Km 6, depan gang rumahnya, Minggu (5/6). Tewasnya murid SD Hasanudin IV Genuk itu diduga kuat karena tenggelam. Saat ditemukan, mayat korban dalam posisi tertelungkup. Dia masih mengenakan celana dan baju seragam. Pada bibirnya berwarna biru disebabkan tak bisa bernafas beberapa waktu lamanya. Tidak ditemukan luka pada tubuh mayat anak itu. Hanya saja, siang itu permukaan air kali meninggi karena bercampur genangan rob. Menurut sejumlah warga, mulanya korban pamitan kepada ibunya akan bermain layang-layang sekitar pukul 11.30. Dia tidak sendirian melainkan bersama dua orang temannya, yang tinggal dalam satu gang. Ayah korban, Muin (40), sedang bekerja sebagai sopir angkutan kota. ''Anak itu (korban), saya lihat memang sebelumnya bermain layang-layang di jembatan sebuah perusahaan yang lokasinya tidak jauh dari gangnya. Dia bersama dua orang temannya,'' tutur seorang warga, yang menolak disebutkan namanya. Belum Makan Setelah dua jam tak pulang, Nuryati pun mencari anaknya yang ketiga dari empat bersaudara itu. Sebab, sampai menjelang sore itu anaknya belum juga makan. Ketika Nuryati mencari di depan gang, tepatnya di atas jembatan, dilihatnya sesosok mayat anak kecil terapung di sisi utara kali. Dia pun penasaran terhadap mayat itu. Sebab, pakaian yang melekat pada mayat itu, mirip pakaian yang dikenakan anaknya. Begitu didekati ternyata benar bahwa, mayat itu adalah anaknya. ''Nuryati menangis meminta tolong. Warga sekitar menolongnya dengan mengangkat jenazah anaknya itu,'' kata Kolip, warga sekitar. Mayat korban kemudian dilarikan ke IGD RS Islam Sultan Agung. Namun korban sudah tidak bisa tertolong lagi. Kapolsek AKP Joko Setiono bersama Kamit Reskrim Iptu Joko Watoro datang ke lokasi. Dalam pemeriksaan, tidak ditemukan luka-luka pada diri korban. ''Mungkin saja, korban terperosok ke sungai saat bermain layang-layang,'' kata Kapolres AKBP Juhartana melalui Kapolsek AKP Joko Setiono. (G5-50) |