logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Juni 2005 KEDU & DIY
Line

PBB Baru Masuk 13,04%

BOROBUDUR - Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto prihatin terhadap pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB). Karena sampai April 2005, tercatat baru masuk 13,04%.

Upaya peningkatan kesadaran wajib pajak itu seharusnya diawali dari jajaran pelaku pemerintahan, kalangan usaha, dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, tercipta kekuatan moral bagi masyarakat untuk melakukan hal yang sama.

''PBB sebenarnya tidak terlalu berat. Kalau sehari merokok sebungkus Rp 7.000, pengeluaran setahun untuk hal itu Rp 2,5 juta. Kalau merokoknya dikurangi menjadi 3/4 bungkus, PBB-nya pasti lunas,'' katanya kemarin, dalam pencanangan gerakan Bulan Panutan PBB di GOR Gemilang, Sawitan. Gerakan itu akan diikuti di tingkat kecamatan hingga desa.

Sementara itu, persentase pelunasan PBB per kecamatan yakni Ngablak (67,67%), Srumbung (59,63%), Candimulyo (28,67%), Kajoran (26,88%), Salam (17, 66%), Muntilan (16,17%), Salaman (15,40%), Sawangan (14, 79%), dan Mungkid (14,41%).

Kemudian Windusari (13, 78%), Grabag (10,90%), Mertoyudan (9,97%), Ngluwar (9,94%), Tempuran (8,81%), Secang (7,02%), Tegalrejo (6,69%), Borobudur (5,46%), Dukun (5,03%), Kaliangkrik (4,87%), dan Bandongan (4,72%).

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala BPKKD (Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah) Drs Hartono mengatakan, Pemkab berupaya meningkatkan pelunasan PBB dengan cara memberi insentif bagi desa yang lunas tepat waktu.

Yang lunas pada dua bulan pertama diberikan dana pengembalian 10% dari pokok desa. Kemudian 7,5% bagi yang lunas tiga bulan pertama, dan 5% untuk yang lunas empat bulan pertama.

Bagi desa yang lunas sebelum jatuh tempo, mendapat hadiah Rp 150.000 dan yang lunas pada tahun anggaran mendapatkan Rp 100.000.

Pada kesempatan itu, Bupati Singgih memberikan penghargaan kepada 20 desa yang lunas antara Februari hingga Mei 2005. Dari Kecamatan Srumbung, yaitu Desa Kamongan, Kaliurang, Tegalrandu, Polengan, Pandanretno, dan Desa Ngablak.

Kemudian Kecamatan Windusari (Girimulyo, Ngemplak dan Dampit), Kecamatan Sawangan (Soronalan), Kecamatan Kajoran (Banjaretno, Madukoro, Pandanretno dan Wuwuharjo), Kecamatan Borobudur (Kenalan), Kecamatan Ngablak (Seloprojo, Pandean dan Bandungrejo), dan terakhir Kecamatan Candimulyo dengan desa penerima penghargaan adalah Bateh dan Trenten. (pr-39m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA