logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Juni 2005 BANYUMAS
Line

Pencopet di Bus Dihajar Massa

PURWOKERTO - Copet yang biasa beroperasi di atas bus, Minggu (5/6) sekitar pukul 12.30 tertangkap dan babak belur digebuki massa. Pencopet bernama Pujiono (32) asal Arcawinangun, Purwokerto Timur itu diserahkan ke Polres Banyumas untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa itu ada dua orang copet yang beraksi di atas bus. Namun seorang berhasil lolos dengan membawa telepon seluler hasil kejahatannya.

Pada waktu itu Korban, Supangat (24) warga Desa Glempang Pasir, Kecamatan Adipala, Cilacap kemarin siang naik bus Cahaya Limex dari Ajibarang ke Purwokerto. Di perempatan Tanjung, korban bermaksud turun dan hendak pindah bus ke jurusan Cilacap.

Saat hendak turun, ada dua lelaki yang berlagak seperti penumpang mau turun juga. Namun sebelum korban turun, dia merasa saku celananya ada yang menggerayanginya. Ia langsung sadar dan menoleh ke belakang, ternyata pencopet telah mengambil dompet dan telepon selulernya.

Sesaat sebelum turun, korban langsung meneriaki copet kepada dua lelaki yang hendak turun tersebut. Mendengar korban berteriak, dompet yang sudah diambilnya dilempar ke jok bus. Dua pencopet itu langsung turun dan kabur. Puluhan orang yang ada di perempatan Tanjung yang mendengar teriakan ada copet, langsung mengejarnya. Salah seorang copet yang berhasil ditangkap yakni Pujiono, sedangkan seorang lagi kabur.

Massa yang jengkel terhadap ulah pencopet itu pun langsung menghajarnya hingga babak belur. Kemudian pencopet langsung dibawa ke Polres Banyumas.

Kapolres Banyumas AKBP Drs Erwin Triwanto melalui Wakapolres Kompol Dwi Yulistiono kemarin mengatakan, tersangka sedang diperiksa lebih lanjut. Korban pencopetan juga dimintai keterangan di penjagaan Polres. (G23-16d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA