logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 06 Juni 2005 BANYUMAS
Line

Sembilan Investor Baru Daftarkan Diri

  • Pembangunan Pasar Sayur

BANJARNEGARA- Pemutusan hubungan kontrak kerja pembangunan pasar sayur Banjarnegara oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terhadap PT PBU 31 Mei lalu, telah dinanti oleh para investor lainnya. Mereka yang tertarik untuk melanjutkan proyek pembangunan pasar tersebut mulai antre mendaftarkan diri.

Menurut keterangan Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah (Kimprasda) Ir Suyono sampai dengan Sabtu (4/6) kemarin, jumlah investor baru yang tertarik untuk melanjutkan proyek tersebut sembilan investor. Mereka berasal dari Jakarta, Cilacap, Yogyakarta, dan juga Banjarnegara.

Kesembilan investor itu adalah PT Bhineka Cipta Prima dari Yogyakarta, PT Mitra Plastindomas dari Jawa Timur, PT Fikamtama Graha Nusa dari Cilacap, PT Bathara Adhi Trikarsa dari Jakarta, Koperasi Serbausaha Rimba Jaya Utama bekerja sama dengan PT Mustika Kencana Bahari Banjarnegara, PT Reka Esti Utama dari Semarang, PT Aditama Tanjungmas Sentosa dari Semarang, dan PT BRD dari Banjarnegara.

Beberapa dari mereka sudah mendaftarkan diri jauh-jauh hari sebelumnya, ketika melihat pembangunan pasar tersendat-sendat. Adapun yang lainnya adalah peserta lelang terdahulu dan berminat untuk mendaftar lagi. Namun, banyak juga yang memang baru berminat.

Suyono mengatakan, mereka harus mempresentasikan program pembangunannya terlebih dahulu di hadapan para penilai. Persyaratan yang harus mereka penuhi, ujar Suyono, ada tiga hal. Yakni siap dalam hal pendanaan, bahkan bila perlu uangnya ditampung di bank yang ada di Banjarnegara, kemudian investor tersebut juga berpengalaman dan siap kerja.

''Investor juga harus siap untuk melakukan percepatan dalam pembangunan pasar sayur, kalau perlu lembur siang-malam. Sebab, target penyelesaian pembangunan pasar tersebut adalah 1 Februari 2006. Sisa waktu tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,'' tandasnya.

Investor Lokal

Batas akhir pendaftaran investor tersebut, menurut Suyono, Sabtu (4/6) kemarin. Sebab, Pemkab menetapkan target pembangunan pasar akan dimulai lagi pada pertengahan bulan ini. Karena itu, percepatan dalam proses seleksi dan penentuan investor yang akan melanjutkan proyek tersebut, diharapkan bisa selesai pertengahan bulan ini juga.

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Banjarnegara selalu menekankan pihaknya akan mengutamakan investor lokal, jika memang mampu bersaing dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Pembangunan pasar sayur tersebut bernilai Rp 23 miliar lebih, dengan perincian pembayaran Rp 19 miliar oleh para pedagang melalui Paguyuban Pedagang Sayur Pasar Banjarnegara dan Rp 4 miliar oleh Pemkab melalui APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana. (mos-16s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA