| Senin, 06 Juni 2005 | BANYUMAS |
50 Persen Lebih Kondisi Jalan Kabupaten RusakPURWOKERTO - Setengah dari ruas jalan yang ada di Kabupaten Banyumas, kondisinya rusak. Panjang jalan kabupaten berdasar data 2004 adalah 804,78 km. Hanya 235,61 km dari seluruh jalan tersebut yang kondisinya baik. Sisanya dalam kondisi sedang, rusak, dan rusak parah. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banyumas Ir Hudi Utami kemarin menyatakan upaya-upaya untuk memelihara jalan dalam keadaan layak, terus dilakukan Pemkab. Namun upaya tersebut masih sangat kurang karena hanya 30% kebutuhan dana pemeliharaan jalan yang dialokasikan APBD Kabupaten. Menurut dia, untuk memulihkan kondisi jalan yang rusak itu diperlukan perbaikan-perbaikan infrastruktur, terutama prasarana jalan dan bangunan pelengkap lain. Namun keterbatasan anggaran itu membuat kerusakan belum bisa diatasi seluruhnya. ''Untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak tersebut diperlukan kucuran dana dari Pemprov Jateng maupun Pemerintah Pusat. Bantuan itu terutama untuk memperbaiki jalan-jalan penopang kegiatan ekonomi masyarakat yang rusak,'' jelasnya. Di antara ruas jalan rusak yang sudah diusulkan kepada pemerintah Provinsi Jateng untuk mendapatkan bantuan adalah ruas jalan Sokawera-Sumpiuh dan ruas jalan Randegan-Bojongsari. Ruas jalan Sokawera-Sumpih merupakan jalan lintas kecamatan, yakni dari Kecamatan Sumpiuh menuju Kecamatan Somagede yang melintasi Desa Sokawera, Tanggeran, Klinting, Kemawi, Banjarpanepen, Ketanda, Selanegara, dan Kecamatan Sumpiuh dengan panjang 19,7 km dan lebar empat meter. Saat ini, ruas jalan itu banyak lubangnya dan ambles sepanjang kurang lebih 9 km. Akibatnya, jalan tidak bisa dimanfaatkan secara optimal. ''Dengan upaya peningkatan, ruas jalan Sokawera-Sumpiuh itu diharapkan bisa menjadi jalur alternatif menuju Somagede dan mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat sekitar,'' jelasnya. Sementara itu, ruas jalan Randegan-Bojongsari merupakan jalan lintas Kabupaten Banyumas-Cilacap, tepatnya di Kecamatan Wangon dengan panjang 7 km dan lebar empat meter. Saat ini, ruas jalan tersebut banyak lubangnya dan ambles sekitar 6 km sehingga juga tidak bisa dimanfaatkan secara optimal. Di samping jalan kabupaten yang kondisinya rusak, kata dia, jalan nasional dan jalan provinsi yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas juga perlu ditingkatkan, khususnya dengan pelebaran jalan karena lebar badan beberapa ruas jalan sudah tidak layak untuk menampung moda lalu lintas yang ada. ''Pemkab Banyumas berharap usulan bantuan prasarana jalan yang diajukan kepada Pemprov ditanggapi sehingga perbaikannya bisa segera direalisasikan,'' tambahnya. (G23-16m) |