| Kamis, 02 Juni 2005 | SALA |
Murid Dikabarkan Mendapatkan Bocoran Kunci Jawaban UnasWONOGIRI - Ada dugaan, para murid kelas III SMA Negeri di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, mendapatkan bocoran kunci jawaban soal bahasa Inggris yang diujikan dalam mata ujian nasional (UN) 2004/2005. Kecurigaan itu diungkapkan oleh petugas pengawas silang asal Kecamatan Slogohimo, yang ditugasi melakukan pengawasan UN di SMA Negeri Purwantoro. Kasus dugaan adanya kebocoran UN itu, Rabu (1/6) kemarin menjadi perbincangan di kalangan guru dan murid, menyusul setelah mata pelajaran bahasa Inggris tertulis telah diujikan pada Selasa (31/5) lalu. Indikasi terjadinya kebocoran kunci jawaban soal UN itu, ditemukan setelah sejumlah murid di ruang tujuh dan ruang delapan SMA Negeri Purwantoro keluar masuk kelas bersamaan dengan saat (jam) mereka menggarap ujiannya. Diduga, mereka telah membagi-bagikan kertas berisi tulisan yang patut diduga sebagai kunci jawaban ujian dari panitia lokal setempat. Hal itu menimbulkan kecurigaan petugas silang asal Kecamatan Slogohimo, yang ikut mengawasi jalannya UN di SMA Negeri Purwantoro. Sebab ternyata, perilaku murid yang keluar masuk ruangan dengan alasan akan ke WC itu, berangsur-angsur jumlahnya makin bertambah. Dari kecurigaan itu, petugas kemudian melakukan pemeriksaan kepada murid-murid yang pernah keluar masuk ruangan. Sobekan Kertas Dari mereka, ditemukan ada yang menyimpan sobekan kertas berisi tulisan, yang diduga sebagai kunci jawaban soal ujian. Dengan barang bukti itu, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke pengawas tingkat Kabupaten. Berkait dengan kasus itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri, Drs Bambang Eko Sarwono MM, langsung memerintahkan tim untuk turun ke Purwantoro guna melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan sementara diperoleh keterangan bahwa petugas pengawas silang asal Kecamatan Slogohimo, Rohmat, menemukan ada beberapa murid kelas tiga yang di saat jam ujian telah keluar ruang kelas ke WC. Diduga, murid-murid itu telah membagikan dan memberikan sobekan kertas yang diduga sebagai kunci jawaban soal ujian kepada sesama rekannya. ''Sejauh mana kebenaran dugaan itu, masih akan diteliti secara seksama,'' kata Bambang. Sebab, ketika hal itu dikros cek kepada pihak SMA Negeri Purwantoro, tambahnya, dibantah oleh kepala sekolah setempat. ''Tapi yang jelas, kasus tersebut akan dijadikan bahan berharga untuk pembinaan pendidikan di Wonogiri,'' tandasnya. Kepala SMA Negeri Purwantoro, Drs Hasyim Koiman, saat dikonfrimasi wartawan membantah ada kebocoran kunci jawaban soal UN mata pelajaran bahasa Inggris. Dia membantah isu adanya panitia ujian lokal sekolah setempat yang telah berusaha memberikan kunci jawaban soal ujian itu, demi pamrih membantu murid-muridnya. Meski membenarkan adanya beberapa murid yang kedapatan keluar untuk alasan ke WC saat jam ujian, Kepala SMA Negeri Purwantoro membantah ada kecurangan dan penyimpangan maupun pembocoran kunci jawaban soal. Ditambahkan, sobekan kertas berisi tulisan yang diduga sebagai bocoran jawaban ujian itu, bisa jadi hanya sebagai kertas yang dibuat murid untuk tujuan menyontek.(P27-16a) |