| Kamis, 02 Juni 2005 | OLAHRAGA |
Davenport Tetap Nomor SatuPARIS - Lindsay Davenport tetap berada di posisi teratas, meskipun gagal di Prancis Terbuka, medan laga tenis lapangan tanah liat Eropa. Petenis asal Amerika Serikat yang ditaklukkan oleh pemain tuan rumah Mary Pierce dalam babak perempatfinal, Selasa, dengan skor akhir 3-6, 2-6, itu tetap menempati posisi nomor satu dunia hingga musim kompetisi lapangan rumput mendatang. Sementara petenis nomor dua dunia Maria Sharapova, petenis satu-satunya yang bisa menumbangkan Davenport, juga gagal masuk semifinal. Dia kalah ketika berhadapan dengan Justine Henin-Hardenne (Belgia) dengan skor 4-6, 2-6. "Saya terkejut bisa tetap bertahan, mengingat saya tidak bermain di seluruh Eropa kecuali di sini," kata Davenport (28), yang menghabiskan satu bulan liburnya sebelum ke Paris dengan berlibur ke Meksiko. Davenport, yang catatan terbaiknya di Grand Slam adalah partai semifinal tahun 1998, telah berjuang keras di perempatfinal dan hanya kalah satu set sepanjang turnamen. "Saya telah mematahkan harapan saya dan harus bangga atas apa yang sudah dicapai sekarang. Jujur saja, saya kurang puas dengan permainan saya," katanya. "Saya sudah berjuang keras, dan itu adalah upaya maksimal yang bisa saya lakukan," katanya. Pada awal kompetisi bergulir, Davenport sempat mengatakan bahwa dia akan mengambil keputusan apakah bakal mengundurkan diri di akhir tahun 2005. "Itu tidak pernah melintas dalam pikiran saya," katanya, Rabu, ketika ditanya apakah aksinya di Prancis Terbuka akan menjadi permainannya yang terakhir. (ant-28) |