| Kamis, 02 Juni 2005 | OLAHRAGA |
Nadal Hadapi Federer pada Ultah Ke-19PARIS - Sebelum turnamen tenis Prancis Terbuka 2005 ini digelar, Rafael Nadal ditanya tentang apa yang akan dilakukannya pada ulang tahunnya ke-19, 3 Juni. Dengan nada guyon, keponakan dari pemain sepak bola Spanyol Miguel Angel Nadal itu menjawab, "Saya mungkin berada di rumah di Mallorca, untuk mancing." Guyonan itu pasti tidak akan terwujud. Sebab pada hari jadinya itu, dia akan berhadapan dengan petenis nomor 1 dunia Roger Federer pada pertandingan semifinal di Roland Garros. Nadal, peraih gelar juara dari lima kompetisi tenis lapangan tanah liat selama tahun 2005, adalah pemain superstar dengan penampilan otot yang menawan, dia juga merupakan si pemakai kostum flamboyan lengkap dengan serangan penuhnya. Selain itu, dia juga membidik untuk menjadi petenis putra kedua setelah Mats Wilander pada tahun 1982, yang berhasil menjuarai Prancis Terbuka pada debut perdananya. Ya, kini dia "mancing" juara dalam debutnya di Roland Garros sebagai kado. Di atas kertas dia adalah pemain yang sangat potensial untuk menang dari segi performa, terbukti menang dalam 22 pertandingan. Namun dia harus tetap berkonsentrasi untuk menghadapi petenis unggulan Swiss. "Federer adalah pemain unggulan. Dia mendapatkan semua tekanan itu, karena dia adalah peringkat wahid dunia," kata Nadal. Saling Mengalahkan Sementara itu petenis nomor satu dunia Roger Federer yakin dirinya bakal mengalami perang psikis untuk menyabet gelar jawara di Prancis Terbuka, ketika harus berhadapan dengan Rafael Nadal. Federer pernah dikalahkan oleh petenis asal Spanyol yang baru berusia 18 tahun itu ketika pertama kali berhadapan di Miami Masters 2004, namun pada pertemuan kedua di babak final Miami Masters 2005 Federer membalikkan keadaan. Bintang Swiss itu sempat tertinggal dua angka, namun bisa mengakhiri babak final lima set yang melelahkan itu dengan kemenangan. "Saya harus mengulangi keberhasilan saya kala itu. Saya terus melaju dan merasa sebagai pemain yang lebih baik," kata Federer. Pada pertandingan perempat final semalam, petenis Argentina nonunggulan Mariano Puerta memastikan lolos ke semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya Guillermo Canas 6-2, 3-6, 1-6, 6-3, 6-4. Pada semifinal, dia akan menghadapi pemenang Nikolay Davydenko (Rusia) Vs Tommy Robredo (Spanyol) yang saat berita ini diturunkan masih berlangsung. (rtr,A4-28) |