logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 02 Juni 2005 OLAHRAGA
Line

Dua Gol Fabricio Jungkalkan Persebaya

MALANG-Mengakhiri putaran pertama Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2005, Persema berhasil memetik poin penuh. Di kandang sendiri mereka berhasil mengalahkan Persebaya 2-1 (1-1), kemarin. Kemenangan di Stadion Gajayanan Malang itu melonjakkan peringkat tuan rumah.

Pertandingan ini merupakan pertemuan dua musuh bebuyutan, yang sama-sama mengadopsi gaya Amerika Latin. Persema mengandalkan Ariel Guterez dari Cile dan Fabricio Bastos Pereira asal Brasil. Mereka ditunjang striker Paulo Vivar yang juga dari Cile dan Alfredo Raul Reyes dari Paraguay.

Tim tamu yang ditangani Jacksen F Tiago mengandalkan gelandang serang Danilo Fernando dan striker Fabio Marcos. Selain kedua pemain asal Brasil itu, juara bertahan juga punya pemain tangguh di barisan pertahanan, Leonardo Gutierrez asal Cile.

Kedua kesebelasan bermain ngotot, namun jauh dari kasar. Kalau pun ada, itu pun hanya terjadi di babak kedua saat siku Fabio Marcos mengenai Slamet Riyadi.

Sejak awal anak-anak Malang langsung menggebrak. Namun, Persebaya lewat Fabio, Uston Nawawi, Danilo Fernando dan Rahel Tuasalamony beberapa kali sempat membahayakan gawang Sukasto Efendi dari Persema.

Tuan rumah memimpin sejak menit ke-23. Sepak pojok Pitono berhasil diselesaikan dengan baik oleh Fabricio Pereira. Lewat kaki Fabricio pula gol kedua terjadi pada menit ke-55, memanfaatkan umpan Iswanto.

Satu-satunya gol juara bertahan dicetak oleh Danilo Fernando pada menit ke-38. Berkat kecemerlangan kiper Zeng Cheng, Persebaya tak sampai kalah dengan selisih gol lebih banyak. Dia berhasil menyelamatkan peluang yang didapat sejumlah pemain depan lawan.

Membahayakan

Duet striker Rahel Tuasalamony dan Fabio Marcos sebenarnya cukup membahayakan gawang tuan rumah. Apalagi didukung Danilo yang memiliki daya jelajah tinggi. Namun, Dewi Fortuna benar-benar berada di pihak Persema.

Dua kali Fabio Marcos berdiri bebas untuk melepaskan tembakan. Namun, bua kali bola melenceng ke samping gawang Sukasto Efendi.

Pada babak kedua, agaknya Paulo Vivar menjadi target untuk dihentikan. Mursyid Effendi, dan Cahyono beberapa kali harus mengganjal laju pemain itu. Akhirnya Vivar harus ditandu keluar lapangan.

Tontonan tersendiri terjadi saat jeda. Beberapa bonek asal Surabaya yang menjadi sasaran amuk suporter Persema. Baik di tribune utara, timur, maupun selatan. Beruntung petugas keamanan secepatnya menarik dan membawa keluar mereka.

Dari pihak PT KAI diperoleh informasi, sejumlah bonek yang nekat datang ke Malang dengan kereta api terpaksa dipulangkan kembali ke Surabaya untuk mencegah agar tidak terjadi kerusuhan antarsuporter.

Persebaya: Zeng Cheng, H Bejo Sugiantoro, H. Mursid Efendi (kapten), Nova Ariyanto, Mat Halil, Anang Ma'ruf, Leonardo Guterez, Rahel Tuasalamomy/Cahyono, Danilo Fernando, Uston Nawawi/Arif Ariyanto, Fabio Marcos.

Persema: Sukasto Efendi, Slamet Riyadi (kapten), Raul Reyes, FX Yanuar, M. Kamri, Pitono. Fabricio Pereira, Ariel Guterez, Iswanto/Rasmoyo, Paulo Vivar, Bako Sadissou/Dodit Fitrio.(jo-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA