| Kamis, 02 Juni 2005 | OLAHRAGA |
Tim Persis Dibubarkan, Bonus Pelatih Rp 2,5 JutaSOLO-Enam pemain Persis dan pelatih Hartono Ruslan masing-masing menerima bonus Rp 2,5 juta, yang diserahkan Selasa malam lalu. Asisten pelatih serta pemain-pemain lain memperoleh bonus Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Penyerahan bonus dilakukan saat tim dinyatakan bubar, dalam tasyakuran di tempat para pemain menginap, Hotel Indah Jaya Solo. Project Officer Ir Sumedi Wasisto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain yang telah berjuang keras, sehingga tim ini bisa promosi ke Divisi I. Dia belum bisa menjanjikan kepada mereka, apakah akan dipanggil lagi atau tidak. Sebelum pembentuka tim, akan dilakukan evaluasi oleh pengurus. ''Hanya beberapa pemain yang terikat dengan pekerjaan, seperti Agung Setyabudi dan Kapelo, yang akan mendapat perioritas memperkuat tim,'' katanya. Lega Dia juga belum bisa berbicara pasti soal siapa pelatih mendatang. ''Selanjutnya tugas lebih berat. Di samping dibutuhkan pemain yang berkualitas, juga pelatihnya. Kemungkinan Hartono masih kita pakai,'' katanya. Dalam Kompetisi Divisi II Nasional Wilayah III di Kudus yang diikuti enam tim, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa ini berhasil lolos ke Divisi I. Mereka menempati urutan ketiga, di bawah tuan rumah Persiku dan Persipro Probolinggo. Manajer tim Dimas Sekti Wibowo Listyo Adi memberi kesempatan kepada seluruh tim untuk mencari wadah baru. Pihaknya akan membantu dalam pengurusan adiministrasi. Hartono Ruslan mengaku lega, harapan untuk membawa pasukannya lolos terlaksana. ''Saya plong. Banyak kendala dan hambatan, tetapi akhirnya lolos juga,'' katanya. Dia mengaku sampai sekarang belum ada rencana. Dia juga belum tahu apakah masih direkrut lagi untuk tim mendatang. ''Saya sekarang menganggur. Belum ada rencana apa-apa,'' katanya.(P44-22) |