logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 02 Juni 2005 NASIONAL
Line

SOSOK

Tampil Gugup


SM/Benny Benke

KEGUGUPAN memang bisa menghinggapi siapa saja. Tak terkecuali bagi seorang artis tenar yang telah banyak makan asam garam panggung pementasan. Kegugupan itu paling tidak masih dirasakan Ebiet G Ade ketika tampil mengisi acara ulang tahun ke-70 Prof Dr Ahmad Syafii Maarif di Hotel Aryaduta Jakarta, Selasa malam.

''Saya merasa terhormat berada dalam panggung yang mulia ini. Tapi sekaligus agak gugup, karena begitu banyak orang penting (di sini),'' kata dia, sembari memangku gitar bolong-nya. Selanjutnya, Ebiet yang menjadi artis satu-satunya yang menjadi bagian dari peluncuran buku Refleksi 70 Tahun Ahmad Syafii Maarif; Cermin untuk Semua, melantunkan tembang ''Ayah''.

''Lagu ini berkisah tentang kerinduan seorang anak kepada sosok ayahnya. Dan mudah-mudahan tidak keliru, saya menembangkan lagu ini, karena kerinduan kepada sosok ayah adalah sebuah keindahan tersendiri,'' imbuhnya.

Setelah lagu perdana yang mendapat sambutan hangat undangan, di antaranya Ketua MPR Hidayat Nurwahid, mantan ketua Golkar Akbar Tandjung, mantan wakil presiden Try Sutrisno, beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu, dan budayawan serta politikus Tanah Air, Ebiet melanjutkan ke tembang berikutnya, yaitu ''Untuk Kita Renungkan''.

''Malam ini memang malam yang terberat bagi saya, tapi semoga saja memberikan energi bagi saya untuk menyanyi sebaik-baiknya,'' kata dia, sebelum memulai lagunya.

//Kita musti telanjang dan benar-benar bersih.... (G20-34t).


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA