| Kamis, 02 Juni 2005 | NASIONAL |
Pembunuh Bos PT Asaba Dibawa ke JakartaSURABAYA - Kopda (Mar) Suud Rusli, terpidana mati dalam kasus pembunuhan bos PT Asaba Boedyharto Angsana, sudah dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat khusus TNI AL jenis Casa U-612 dari Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, kemarin pagi. "Tadi Suud Rusli dibawa ke Jakarta pukul 06.00 dan mendarat pukul 08.30 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta," kata Kadispen Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) TNI AL Letkol Laut (P) Guntur Wahyudi di Surabaya, Rabu. Dia menjelaskan, Suud dibawa oleh tim Pomal yang dipimpin Mayor (Mar) Ananta yang berjumlah delapan orang. Dia tidak dibawa dengan pesawat sipil karena akan menyulitkan untuk mendapatkan kursi sebanyak sembilan orang sekaligus. "Booking-nya kan sulit kalau penerbangan sipil karena banyak juga orang dari Surabaya yang bekerja di Jakarta berangkat pagi-pagi. Maka lebih praktis dibawa dengan pesawat TNI AL," ungkap perwira yang juga penerbang TNI AL itu. Suud dibawa ke Jakarta dalam kondisi sehat setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dan RSAL Dokter Ramelan, Surabaya Selasa (31/5) malam. Sebagaimana diberitakan, Suud tertangkap di sebuah rumah kos di kawasan Sumbersari Kota Malang, Selasa (31/5). Suud buron sejak melarikan diri dari tahanan Pomal Lantamal II Jakarta, 5 Mei lalu, dengan menggergaji sel tahanan. Sejak sekitar sepekan silam sudah diketahui lokasi persembunyiannya. "Setelah terpidana mati itu keluar dari rumah temannya langsung ditangkap, tapi sempat melarikan diri dan akhirnya ditembak kakinya. Warga sipil yang merupakan teman Kopda Marinir Suud Rusli itu juga dimintai keterangan di Polresta Malang," katanya. Teman Suud yang diperiksa sebagai saksi adalah Ahmadi Wau (30) warga Kebonagung, Pakishaji, Malang. Dia pernah berkumpul dengan Suud. (ant,jo-46v) |