| Sabtu, 28 Mei 2005 | PANTURA |
Diusulkan Selamatan di Jalan LingkarBUMIAYU- Ada usulan menarik yang dilontarkan warga desa sekitar jalan lingkar Bumiayu, menyusul kecelakaan beruntun di jalur tersebut. Usulan itu bukan memasang rambu pengaman atau menambah lampu PJU yang sudah sering dipermasalahkan pengguna jalan. "Kami mewakili warga meminta Pemkab menggelar selamatan untuk memberkahi jalan lingkar," kata Kepala Desa Kalierang Cici Sugiarti. Kegiatan selamatan menandai beroperasinya jalan lingkar belum pernah dilakukan. Apakah kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalan lingkar Bumiayu lantaran jalur tersebut belum diselamati? Tidak ada yang tahu, selama ini jalur lingkar sering terjadi kecelakaan, baik kecelakaan ringan maupun berat yang menelan korban jiwa. Peristiwa kecelakaan terakhir antara sepeda motor dan Bus Sinar Jaya terjadi pertengahan Mei lalu yang merenggut korban jiwa pengendara sepeda motor Miftah (28). Tidak lama berselang, setelah kejadian itu kecelakaan kecil juga menimpa seorang pengendara sepeda motor. Cici Sugiarti mengatakan, tradisi masyarakat Bumiayu menggelar selamatan diyakini dapat menghindarkan bala. Selamatan dapat dilakukan dengan bacaan Kalimah Thoyyibah atau pengajian yang digelar secara terbuka. Hal senada diungkapkan Kepala Desa Dukuhturi Efendi. Dia mengemukakan, pengoperasian jalan lingkar yang dimulai awal November tahun lalu hanya ditandai peresmian secara seremonial. Padahal menurut adat istiadat setempat, segala pekerjaan yang akan diawali harus ditandai dengan kegiatan ritual keagamaan. Camat Bumiayu Drs Hudiyono MSi yang menerima usulan itu menyatakan akan menyampaikan usulan warga ke Pemkab. "Karena jalan lingkar ini milik Pemkab, usulan selamatan sebaiknya disampaikan pada pemiliknya," kata dia. Diakui, keyakinan masyarakat Bumiayu tidak bisa diabaikan begitu saja. Tidak terkecuali bagi orang luar daerah yang akan mempunyai hajat di wilayah tersebut. Sementara itu, Kepala Terminal Bumiayu Ary Mardiyono SIP menanggapi usulan warga mengatakan, kegiatan selamatan sah-sah saja. Apalagi jika mempunyai tujuan baik. Meski demikian, dia menekankan agar pengguna jalan lingkar tidak mengabaikan faktor nyata yang ada di jalan lingkar. Saat ini masih terdapat beberapa kerawanan di jalur tersebut. "Meski sudah dioperasikan, jalan lingkar belum jadi sempurna," kata dia. (H16-52vm) |