logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 28 Mei 2005 PANTURA
Line

Deklarasi Gerakan Pembaharuan

Satgas PDI-P Cabuti Bendera

SLAWI - Suasana rangkaian kegiatan deklarasi Gerakan Pembaharuan (GP) PDI-P di Kabupaten Tegal kemarin menegangkan. Seusai shalat jumat, puluhan satgas mencabuti bendera parpol yang dipasang di sejumlah ruas jalan.

Satgas PDI-P yang berjalan kaki, mengendarai sepeda motor, dan naik mobil bak terbuka itu menyisir Jl KS Tubun, Jl Ir Juanda, dan jalan raya Slawi-Dukuhwaru-Jatibarang. Lebih dari 200 bendera berukuran 50 x 60 cm bergambar kepala banteng dalam lingkaran itu kini diamankan di kantor DPC P daerah itu.

Aksi pencabutan bendera dadakan di sepanjang ruas jalan dan di bundaran Patung Obor di simpang empat Desa Pakembaran itu membuat repot jajaran Polres Tegal.

Kasat Intelkam AKP Sumbaryono dan sejumlah personel terlihat mengawasi aksi dengan saksama. Demikian juga sejumlah personel dari Satlantas dan Satreskrim berjaga-jaga untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Sebab, pada saat aksi dilakukan, sejumlah penarik becak yang berseragam kaus merah bergambar lambang parpol itu dan bertuliskan Gerakan Pembaharuan warna putih bergerombol cukup banyak. Jumlahnya mencapai ratusan orang.

"Kita hanya berjaga-jaga kalau sampai ada bentrok. Ternyata tidak ada apa-apa. Penarik becak yang akan mengikuti parade menyambut deklarasi Gerakan Pembaharuan (GP) PDI-P itu tidak melakukan reaksi," tandas Sumbaryono.

Tidak Bereaksi

Ketua PAC Kecamatan Dukuhwaru Sugirman yang juga pimpinan kolektif gerakan pembaruan parpol itu di Kabupaten Tegal tidak bereaksi apa-apa ketika dimintai konfirmasi soal pencabutan bendera oleh satgas.

Sementara itu, kendati ada aksi kegiatan parade becak, pertunjukan seni kuntulan, thek-thek Banyumas, dan barongsai tetap berjalan lancar. Parade itu bergerak dari Jl Juanda lalu berbelok ke selatan ke arah jalan Slawi-Dukuhwaru-Jatibarang menuju Desa Kabunan Kecamatan Dukuhwaru.

Pimpinan Kolektif Pusat GP PDI-P Laksamana Sukardi dan sejumlah jajaran pengurus gerakan itu di tingkat pusat seperti Noviantika Nasution diarak menggunakan becak menuju ke Desa Kabunan yang berjarak lebih dari dua kilometer.

Sekretaris Satgas Drs Sukartono didampingi Wakil Sekretaris DPC PDI-P Teguh Widiarso SKom dan sejumlah ketua PAC mengatakan, lebih dari 200 bendera parpol telah diamankan.

Pencabutan bendera parpol itu, kata dia, dilakukan karena satgas sebagai pengaman parpol bertindak untuk mengamankan aset. "Bendera kan aset parpol, jadi kalau digunakan pihak lain di luar parpol harus diamankan," tandas dia.

Menurut Teguh, deklarasi gerakan pembaruan itu dianggap tidak ada. "Saya anggap Gerakan Pembaharuan PDI-P itu gerakan di luar sistem. Jadi wajar kalau satgas mencabuti bendera milik parpolnya sendiri. Mereka bertugas untuk menyelamatkan aset," tandas Widi, panggilan akrab Wakil Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Tegal tersebut. (D12-19n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA