| Sabtu, 28 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Setelah Berjaya Empat DekadeNantes Hampir Pasti TerdegradasiPARIS- Liga Prancis menjelang partai terakhir diwarnai dengan kemungkinan terlemparnya Nantes ke divisi dua, serta Lille dan Monaco saling bersaing untuk menjamin tempat di Liga Champions musim depan. Lille yang menempati posisi kedua klasemen kini dua poin lebih unggul dari Monaco. Mereka akan pergi ke Auxerre tanpa diperkuat Milenko Acimovic dan Gregory Tafforeau. Namun tim polesan Claude Puel itu juga punya berita baik, Mathieu Bodmer telah selesai menjalani masa hukuman larangan bermainnya. Jika menang, Lille akan terjamin tempatnya di posisi kedua di belakang juara Lyon. Dan sebagai runner up, secara otomatis mereka akan berhak mengikuti kompetisi di Eropa itu. Tetapi langkah Lille tampaknya akan berat, karena calon lawan, Auxerre, dipastikan kembali diperkuat striker Bonaventure Kalou dan pemain belakang Philippe Violeau. Kedua pemain itu pulih dari cedera dan hukuman larangan bermain. Sementara Monaco akan menjamu Saint Etienne tanpa striker asal Togo, Emmanuel Adebayor, yang sedang menjalani hukuman bertanding. Namun pemain tengah asal Yunani, Andreas Zikos, kembali dari skors. Saint-Etienne, yang menempati posisi enam, memiliki skuad lengkap dan mereka juga tengah mengincar tempat di Piala Intertoto, dan urutan ketiga bisa langsung berlaga untuk Piala UEFA. Selain itu, pemegang posisi kelima Marseille, juara Eropa 1993, akan bermain habis-habisan untuk mencari kemenangan di Bordeaux dan berharap Rennes yang unggul satu poin di atas mereka, kalah di PSG dalam perburuan posisi keempat, dan menempatkan mereka di Piala UEFA. Dua striker Marseille Steve Marlet dan Peguy Luyindula akan turun sebagai starter setelah pulih dari cedera. Pemain tengah Benoit Pedretti yang terkena hukuman untuk pertandingan pekan lalu ketika dikalahkan Lyon 0-1, juga kembali. Pelatih Rennes Laszlo Boloni memiliki tim lengkap untuk pertandingan di Paris, dan PSG mendapat dorongan setelah pelatih Laurent Fournier menerima perpanjangan kontrak dua tahun pekan lalu. Tapi mereka akan tampil tanpa pemain belakang Mario Yepes, pemain tengah Selim Benachour dan striker Reinaldo. Nantes Terlempar Rekor yang cukup mengejutkan di sepak bola Prancis terjadi pekan ini, jika tim kuat Nantes terlempar ke divisi dua. Tim Atlantic Coast, yang pernah merajalela selama delapan kali di Liga Prancis, terakhir pada 2001, tidak pernah runtuh ketenarannya di divisi utama sejak 1963. Mereka memiliki rekor sukses terlama di antara klub-klub lain. Namun kekalahan 0-1 mereka di Sochaux, Sabtu lalu, membenamkan pasukan Serge Le Dizet itu ke bibir terdegradasi untuk pertama kali dalam hampir empat dekade terakhir. Mereka harus menentukan nasib di tangan mereka sendiri. Sebuah kemenangan di kandang atas Metz, Sabtu ini, mungkin belum cukup untuk menghindari kejatuhan karena para pesaing mereka juga punya peluang menambah poin. Nantes kini hanya mengemas 40 angka, nomor dua dari bawah, dengan satu partai sisa. Pemain internasional Jeremy Toulalan mengalami patah kaki dan tidak bisa turun dalam pertandingan di Metz. Tim Le Dizet sudah pasti akan tampil tanpa pemain tengah Olivier Quint, yang harus menghabiskan musim ini dengan masalah ligamen. Pemain tengah Frederic da Rocha mengalami cedera bahu, namun mungkin bisa diturunkan. Pertanyaan besar yang masih menggantung adalah penampilan kiper dan kapten, Mickael Landreau, yang tidak tampil melawan Sochaux karena mengalami cedera paha kanan. "Sekarang kami tampaknya bakal terdegradasi, tapi masih ada harapan. Kami harus mengalahkan Metz dan kemudian menunggu untuk melihat tim -tim lain," kata Le Dizet. (ant,rtr,F3-40) |