| Sabtu, 28 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Lawan Persija dan Arema DiundurSEMARANG- Pertandingan perdana putaran kedua Kompetisi Liga Djarum Indonesia antara PSIS melawan Persija Jakarta dan Arema Malang di Stadion Jatidiri pada 5 dan 8 Juni bakal ditunda. Partai itu kemungkinan baru akan dimainkan pada 19 dan 22 Juni. Padahal, saat ini para pemain sudah fokus untuk menghadapi kedua tim elite Wilayah I Liga Indonesia itu. Tentu saja, mundurnya jadwal tersebut dikeluhkan Manajer Tim Yoyok Sukawi dan Pelatih Bambang Nurdiansyah. Sebab, program latihan Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan yang sudah matang, harus diubah lagi untuk disesuaikan dengan jadwal baru. ''Pertandingan kami lawan Persija dan Arema diundur. Jadwal resminya belum ditentukan PSSI. Namun, menurut informasi dimainkan 19 dan 22 Juni,'' ujar Yoyok. ''Terus terang saya pusing dengan mundurnya jadwal ini. Sebab, saat ini program latihan sudah saya fokuskan untuk menghadapi Persija dan Arema pada awal Juni. Terpaksa saya harus menyusun program latihan baru lagi,'' imbuh Bambang. Timnas U-23 Menurut Yoyok, mundurnya jadwal pertandingan di putaran kedua itu berhubungan dengan keikutsertaan timnas U-23 ke turnamen Quadrangular (empat negara) di Hanoi Vietnam 2-8 Juni. Tim-tim yang pemainnya masuk dalam skuad timnas U-23 tentu akan keberatan jika putaran kedua tetap digelar pada 4 Juni. Sebab, kemampuan mereka sangat dibutuhkan tim. Selain berlaga di turnamen tersebut, timnas U-23 juga akan melakukan pertandingan babak kedua Piala Singapura pada 12-15 Juni. ''Pengunduran jadwal itu ada untung dan ruginya. Untung, karena recovery dan peningkatan fisik pemain semakin baik. Sedangkan ruginya, persiapan tim menghadapi Persija dan Arema harus kembali dari awal lagi,'' kata putra kedua mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip itu. Sedangkan Bambang menilai mundurnya jadwal tersebut merugikan timnya. Konsentrasi dan fokus Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan yang sudah tinggi untuk menghadapi Persija dan Arema pada awal Juni, jadi buyar. Akibatnya, program latihan harus disusun ulang untuk mengembalikan konsentrasi dan fokus pemain menghadapi putaran kedua. ''Kami jelas rugi. Sebab, jika terlalu lama istirahat, pemain bisa jenuh lagi. Padahal, saat ini kondisi mereka sudah siap menghadapi pertandingan perdana putaran kedua lawan Persija dan Arema,'' tandas mantan pelatih timnas U-21 itu. (H13-22) |