| Sabtu, 28 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Masuk Pelatnas, Modestus dan Maman AbsenSEMARANG-Menghadapi Persibat Batang di Dji Sam Soe Copa Indonesia, Sabtu sore ini (28/5) di Stadion Muh Sarengat, PSIS tidak tampil full team. Dua pemain pilarnya, Modestus Setiawan dan Maman Abdurahman, dipastikan absen. Mereka kembali dipanggil untuk mengikuti training center timnas U-23 yang dipersiapkan untuk turnamen di Hanoi, Vietnam pada 2-8 Juni mendatang. Meski demikian, absennya mereka tidak akan mengurangi kekuatan skuad Mahesa Jenar. Pelatih Bambang Nurdiansyah sudah menyiapkan pemain pengganti yang tidak kalah berkualitas. Wajar jika Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan optimistis memetik kemenangan di kandang lawan. ''Sebenarnya sayang jika mereka harus absen. Namun, itu tidak masalah, sebab banyak pemain yang siap menggantikannya,'' ungkap Bambang. Modestus yang biasa bermain sebagai gelandang bertahan, akan diganti oleh Anthony Jomah Ballah atau Esaiah Pello Benson. Namun, peluang Benson menempati posisi tersebut relatif besar, mengingat dia pernah bermain di posisi tersebut pada musim lalu dan awal musim ini. Sedangkan Ballah lebih sering bermain sebagai gelandang serang atau striker. Eko Prasetyo Untuk mengisi posisi Maman Abdurahman sebagai stoper, Bambang lebih memilih Fofee Kamara. Dia akan didampingi oleh Idrus Gunawan. Dengan demikian, posisi libero yang ditinggalkan Fofee akan diisi oleh Eko Prasetyo. Penampilan libero muda ini semakin matang. Hal itu dapat dilihat saat membela pasukan Mahesa Jenar pada pertandingan lawan PSDS, Persib Bandung dan leg pertama lawan Persibat. Selain tenang dan taktis, dia juga andal dalam menghadang bola. ''Stok pemain untuk lini belakang masih banyak. Fofee bisa digeser ke stoper dan libero diisi oleh Eko. Posisi Modestus kemungkinan akan ditempati Benson atau Ballah. Itu tergantung kondisi mereka nanti,'' kata mantan pemain Krama Yudha Tiga Berlian itu. Komposisi pemain yang akan diturunkan sore ini memang tidak akan jauh berbeda dengan saat pertandingan sebelumnya. Hanya, di posisi striker, kemungkinan besar Indriyanto Nugroho akan diduetkan dengan Emmanuel de Porras. Hal itu untuk mempertajam serangan. Pasalnya, mereka mempunyai skill dan insting gol yang tinggi. ''Para pemain memang capek setelah latihan fisik. Tapi, mereka masih punya semangat juang yang tinggi untuk memenangi pertandingan itu. Untuk itu, kami akan menurunkan duet Indriyanto dan Porras di depan,'' katanya. Bambang sendiri mengakui lawannya bukan tim kacangan. Kesebelasan besutan Suharno itu mempunyai motivasi dan semangat juang yang tinggi. Buktinya, Simon Atangan dan kawan-kawan mampu menguasai jalannya permainan di babak pertama. Pada pertandingan sore ini, hal itu disebutnya tidak akan dibiarkan terjadi. Dia mengakui telah mengetahui kunci permainan lawan. (H13-22) |