| Sabtu, 28 Mei 2005 | NASIONAL |
Satu tewas, Tujuh Luka-lukaMinibus Rombongan Jagong Masuk JurangWONOGIRI - Minibus Putra Kunti yang mengangkut rombongan jagong manten, Jumat (27/5) siang, mengalami kecelakaan tunggal. Gara-gara tak kuat merangkak di tanjakan tajam, lalu ngglondor dan masuk jurang. Dalam kecelakaan itu, seorang penumpangnya meninggal serta tujuh lainnya mengalami luka berat dan ringan. Korban meninggal bernama Somo Timan (65). Yang luka-luka dan dirawat di rumah sakit adalah Eka Prabawati (10) dan ibunya, Ny Nuryani (30), serta Maridjo Karto Ikromo (60). Kemudian yang luka-luka ringan dan rawat jalan, terdiri atas sopir Joko (35), Bukasih (40), Sikum (35), dan Tamiyem (70). Semua adalah warga Dusun Pati, Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Keterangan yang dapat dihimpun Jumat (27/5) petang menyebutkan, kecelakaan tunggal itu terjadi saat minibus Putra Kunti dengan sopir Joko mengangkut rombongan warga Dusun Pati, Desa Giriyoso, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri yang akan jagong grubyukan (mengiring pengantin pria-Red) bernama Wahyu (putra Bambang) yang akan menikah ke rumah pengantin wanita di Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto, Wonogiri. ''Saya tidak ikut, yang ikut bapaknya,'' ujar Ny Maridjo. Dia mengemukakan, waktu itu minibus yang mengangkut warga yang akan jagong membawa 20 penumpang, semua warga Dusun Pati. Namun nahas, sampai di tanjakan jalan Dusun Dologan, Desa Jendi, Kecamatan Girimarto (sekitar 40 km timur laut Wonogiri) mendadak minibus tak kuat menanjak dan ngglondor masuk ke jurang di sisi kanan jalan. Mengetahui ada musibah kecelakaan minibus masuk jurang, para warga sekitar yang bermukim di Dusun Dologan, Desa Jendi, Kecamatan Girimarto segera memberikan pertolongan. ''Tanjakan di sini ini memang sering menjebak mobil yang tidak kuat menanjak, terlebih lagi ketika sopir terlambat memindahkan handel koplingnya,'' ungkap Marno, salah seorang warga Dusun Dologan. (P27-34j) |