| Sabtu, 28 Mei 2005 | NASIONAL |
Video Game Bantu Kesembuhan StrokeDALLAS - Video game bukan hanya permainan yang menyenangkan bagi penggemarnya. Permainan ini ternyata juga bermanfaat bagi kesembuhan penderita stroke. Ketika penderita stroke memainkan permainan virtual ini sambil berimajinasi, kemampuan mereka untuk berjalan secara bertahap mengalami perbaikan. Para dokter yang meneliti hubungan antara video game dan kesembuhan penderita stroke mengatakan, temuan mereka menunjukkan hasil yang positif. Bagi penderita yang sudah menderita stroke selama lebih dari setahun, permainan itu sangat membantu kesembuhan. Padahal, penderita yang sudah mengalami stroke lebih dari setahun sangat sulit untuk disembuhkan. "Orang suka bermain," kata Dr Mark Hallett, salah seorang peneliti. Terapi melalui permainan virtual itu membantu pasien menggunakan kaki-kaki mereka yang melemah dan sampai akhirnya bisa berjalan dengan lebih baik. Penelitian tersebut dilakukan pada penderita stroke berusia sekitar 57 tahun. Para peneliti yakin, video game merupakan sarana yang tepat agar pasien tetap menjalani terapi secara intensif. Satu Jam Sehari Penderita stroke biasanya mengalami kelumpuhan sebagian anggota tubuh dan tidak bisa berjalan dengan sempurna. Hal ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas mereka sehari-hari. Pasien dalam uji coba penelitian ini semuanya mengalami kelumpuhan pada sebagian anggota badan. Peneliti secara acak mengelompokkan mereka ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama menjalani terapi biasa, dan kelompok kedua menjalani terapi dengan video game selama satu jam sehari, lima hari seminggu dalam waktu sebulan lebih. "Ternyata, kelompok dengan terapi video game menunjukkan perkembangan yang mengesankan," kata Dr Robert Felberg, Direktur Program Stroke pada Ochsner Clinic Foundation di New Orleans. Permainan tersebut dimanfaatkan untuk membangun kembali kemampuan gerak, keseimbangan, mobilitas, melangkah dan berjalan. Salah satu permainan berisi simulasi berjalan naik turun tangga. Permainan lain berisi simulasi menyelam bersama ikan hiu. Ada pula permainan simulasi meluncur turun dengan tali. Pasien yang bermain game itu mengalami peningkatan dalam kemampuan berjalan, berdiri, dan melangkah naik tangga. Selain itu, pasien mengalami kemajuan dalam reorganisasi kemampuan otak mereka. "Meskipun terapi dengan permainan virtual belum tentu lebih baik dari terapi lainnya, yang jelas permainan video game sangat membantu kesembuhan penderita stroke," kata Dr Allen Brown, seorang peneliti lainnya.(rtr-gn-25) |