logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 28 Mei 2005 SEMARANG
Line

Kain Lap Basah, Pembantu Tewas Tersetrum

MIJEN- Nasib tragis menimpa Honiatun (40) warga RT 1 RW 1 Sumbermulyo, Kelurahan Jatisari, Mijen. Pembantu pocokan itu meninggal dunia akibat tersetrum listrik saat mengepel di rumah Suwarno (58), warga RT 3 RW 1 kampung yang sama.

Musibah Jumat (27/5) pagi itu diduga terjadi antara pukul 08.00-10.00, namun baru diketahui pukul 10.30 oleh Suwarno dan anaknya, Ning (31) tak lama setelah pulang kerja.

Ketika masuk rumah, Suwarno melihat tubuh Honiatun tengkurap di lantai, di depan lemari es yang terletak di ruang tamu. Saksi mengira wanita itu sakit dan ketiduran. Ia lantas berusaha membangunkannya. Namun ketika tangannya menyentuh kaki Honiatun, Suwarno terkejut karena terkena sengatan listrik.

Setelah mengamati lebih cermat, Suwarno baru sadar pembantunya sudah meninggal dunia. Dia segera mengontak polisi.

Kabar kejadian itu cepat menyebar dari mulut ke mulut. Dalam waktu singkat puluhan warga berdatangan dan merubung di sekitar rumah Suwarno. Mereka berdesakan ingin melihat kondisi jenazah.

Aparat Polsek Mijen dan Polres Semarang Barat yang turun ke lokasi segera mematikan aliran listrik yang tersambung ke rumah Suwarno. Beberapa saksi dimintai keterangan. Mayat korban dievakuasi ke rumahnya.

Tangan kanan Honiatun yang masih menggenggam kain pel basah tampak terbakar dan gosong.

Suasana haru menyeruak ketika suami korban, Kusno (45) dan empat anaknya yang diberitahu kejadian itu tiba di rumah mereka. Kusno yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi truk ekspedisi amat terguncang dan pingsan. Beberapa kerabat wanita bertangisan di depan jenazah.

Guna memastikan penyebab kematian Honiatun, polisi mengundang petugas PLN untuk meneliti kondisi lemari es dan instalasi listrik yang tersambung ke dalamnya.

''Kesimpulannya, korban tewas akibat terkena sengatan listrik. Ini murni musibah, tidak ada unsur kesengajaan,'' jelas Kapolsek Mijen AKP Sugani.

Berdasarkan pengamatan petugas PLN, lemari es milik Suwarno tidak dilengkapi kabel arde yang berfungsi untuk menetralkan arus listrik. Diduga, ketika mengepel lantai, tangan korban yang basah oleh air menyentuh logam di bagian bawah lemari es.(G3-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA