logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 28 Mei 2005 EKONOMI
Line

Tujuh Daerah Bentuk Holding Company

SOLO- Langkah maju diambil para pimpinan daerah di Subosuka Wonosraten (Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten). Pertemuan menindaklanjuti studi banding ke Jerman yang difasilitasi GTZ dan Inwent (lembaga pengembangan ekonomi regional Jerman), menyepakati membentuk sebuah holding company dan menyiapkan one stop service (OSS) untuk mempermudah perijinan agar menarik investor.

''Untuk tahap awal kami akan iuran masing-masing daerah Rp 100 juta dan akan dianggarkan pada perubahan anggaran tahun 2005 ini. Modal awal itu nantinya akan berkelanjutan tiap tahun,'' kata Bupati Sragen Untung Wiyono kepada Suara Merdeka, kemarin.

Menurut dia, perusahaan patungan itu akan dikelola secara profesional dan diserahkan kepada manajer yang memiliki kemampuan profesional. Tugasnya adalah menjual potensi seluruh daerah, melakukan promosi produk unggulan, membuka akses pasar dan dan mengundang investor ke wilayah Subosuka Wonosraten.

''Tugasnya berat, dan daerah akan menempatkan perwakilan di perusahaan tersebut sekaligus memberikan masukan potensi daerah masing-masing. Sedangkan tiap daerah akan menerapkan sistem on-line sehingga bisa memantau apa kemajuan perusahaan. Karena itu ditetapkan target-target yang akan dievaluasi oleh kepala daerah selaku pemilik modal,'' kata dia.

GTZ sendiri sudah menjanjikan akan menempatkan seorang konsultan gratis. Sementara Gubernur Jateng diharapkan akan memberikan tambahan modal dan kantor yang akan dijadikan satu dengan Kantor Bakorlin di Jalan Slamet Riyadi Solo.

Kerjasama ini didukung sepenuhnya oleh Bapeda Jateng yang akan mengusulkan kepada Gubernur untuk memberikan dukungan, khususnya ketika daerah membutuhkan infrastruktur untuk mendukung investasi di daerah.

''Ini sebuah langkah terobosan, karena Pemprov Jateng sendiri berusaha keras mewujudkan kerjasama regional di berbagai daerah, untuk memacu pengembangan ekonomi,'' kata Profesor Miyasto, Kepala Bappeda Jateng.

Selain akan membentuk holding, para pimpinan daerah juga menyepakati sesegera mungkin memberlakukan one stop service (OSS) untuk perijinan investasi dan lain-lainnya. (an-59).


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA