logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 27 Mei 2005 SALA
Line

Ojo Lali

Siswa Berprestasi Dapat Penghargaan

KLATEN - Sebanyak 16 guru dan 77 siswa berprestasi mendapat pernghargaan dari pemerintah berupa uang yang besarnya antara Rp 250.000 sampai Rp 1,5 juta. Bantuan itu diserahkan Bupati Klaten, H Haryanto Wibowo, di Pendapa, belum lama ini.

''Sudah selayaknya Pemkab memberi penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi. Itu bisa dijadikan pemacu semangat mereka,'' kata Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Drs Sri Widada.

Selain itu, 83 taman kanak-kanak (TK) juga mendapat bantuan operasional tahap pertama tahun anggaran 2005 dari Pemkab. Bantuan operasional itu ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Klaten 467/2005 bertanggal 27 April 2005. Besarnya bantuan, Rp 1 juta untuk tiap TK. (F5-16a)

Pelantikan Penegak Bantara

SUKOHARJO - Sebanyak 320 penegak bantara SMAN 3 Sukoharjo dilantik di sebagai penegak bantara di sekolah itu. Kepala Sekolah, Ngatiman, didampingi Pembina Pramuka, Maryadi, mengatakan, pelantikan semacam itu menjadi agenda setiap tahun. Apalagi, Pramuka menjadi pelajaran wajib di sekolah tersebut. Setelah dilantik, para penegak harus mengamalkan Tri Satya dan Dasa Darma. Selain itu, juga berkewajiban menjadi tangan kanan pelaksana kinerja gugus depan sekolah.(G10-51a)

Mesin Pompa Disikat Maling

SRAGEN - Mesin pompa penyedot air Kubota seharga Rp 3 juta milik Budiharjo (48), warga Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, kemarin disikat maling. Semula korban menyimpang mesin pompa merk Kubota RD 85 itu di tepi sawah, dekat SMA PGRI Kampung Teguhjajar, Sragen. Ketika bangun pagi, korban menuju lokasi mesin. Ternyata, gembok pengaman rumah pompa sudah dirusak dan mesin pompa dibawa kabur maling.(nin-51a)

SD Bertaraf Internasional

WONOGIRI- Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri Bambang Eko Sarwono, Rabu (25/5) mengungkapkan, pihaknya tengah merencanakan membuat SD bertaraf internasional di Kecamatan Baturetno. Upaya ini sebagai kiat untuk memajukan pendidikan di daerahnya dalam menyongsong era globalisasi. Sebelumnya, di Kecamatan Giritontro telah dibangun model SMP berwawasan khusus, yang melayani pendidikan anak-anak yatim dan yatim piatu. Demikian juga kini disiapkan pendirian SD bernuansa keagamaan dengan mendirikan SD Islam Terpadu (SDIT).(P27-51ds)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA