| Jumat, 27 Mei 2005 | PANTURA |
Terkait Revisi APBDAliansi Masyarakat Minta Bertemu GubernurTEGAL - Forum Aliansi Masyarakat Kota Tegal akan bertemu dengan Gubernur H Mardiyanto untuk menyampaikan dukungan dan pendapat mengenai revisi APBD 2005. Pernyataan tersebut mencuat dalam diskusi Forum Pemberdayaan Masyarakat Tegal (FPMT) yang diketuai dosen Fakultas Ekonomi Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal HM Iqbal SE MM di gedung Dewan Kesenian, Rabu (25/5) malam. Menurut keterangan Iqbal, dalam diskusi yang menghadirkan Ketua Dewan Kesenian Sisdiono Ahmad SPd dan mantan anggota DPRD 1999-2004 Abdullah M Sungkar, telah menyepakati dukungan terhadap upaya Gubernur dalam permintaan revisi APBD. Selain itu, hasil dari diskusi yang melibatkan tokoh-tokoh masyarakat juga akan disampaikan ke Gubernur. "Harapannya, penyampaian pendapat itu sebagai the second opinion dan wujud partisipasi masyarakat," tandasnya. Dalam rekomendasi itu, pihaknya juga meminta kesempatan untuk bertemu dengan Gubernur. Dalam diskusi itu, sebagian besar peserta mempertanyakan proses penyusunan APBD hingga terjadi ketidakseimbangan antara belanja publik dan aparatur daerah. Seperti yang disampaikan seniman Dinhaz dan Ketua LSM Cordova, H Tambari Gustam, penyusunan anggaran itu seolah-olah ada konspirasi antara eksekutif dan legislatif. Bahkan, Tambari menekankan, perlu ada tindakan konkret untuk disampaikan ke Gubernur. (G12,lei-52hj) Komentar MasyarakatAbdullah M Sungkar, mantan Anggota DPRD 1999-2004: SAYA melihat ada sesuatu dalam proses penyusunan APBD 2005 sehingga muncul koreksi dari Gubernur yang tidak memperhatikan sisi administrasi. Sederhana saja, contohnya anggota DPRD yang notabene warga Kota Tegal harus ada sewa rumah dinas. Hammidah Abdurrahman SH MH, Pembantu Rektor I UPS: PENGKRITISAN APBD ada kesan lambat. Kenapa tidak dari dahulu? Selain itu, Pemkot telah banyak melanggar asas kepatutan dan kepantasan. Misalnya pemberian jabatan kepada pejabat tersangka korupsi. Sisdiono Ahmad SPd (Ketua Dewan Kesenian): DALAM persepsi saya, Gubernur sedang menempatkan diri berpihak kepada warga Kota Tegal. Kita tentu bangga diperhatikan namun saya akan lebih bangga lagi jika Wali Kota dan DPRD berkenan membahas ulang APBD dengan asumsi berbasiskan kinerja yang sebenarnya. |