| Jumat, 27 Mei 2005 | OLAHRAGA |
Agum Belum Tentukan Pengganti DjoharJAKARTA - Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar belum bisa menentukan pengganti Djohar Arifin Husin, setelah menerima permohonan Djohar yang akan mundur dari jabatan Sekjen KONI Pusat. Pria asal Medan tersebut memilih meninggalkan tugasnya di KONI dan beralih tugas menjadi seorang Deputi Bidang Olahraga di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora). ''Apapun yang berkaitan dengan kepentingan Menpora akan saya dukung. Ini semua saya lakukan demi kemajuan olahraga di Indonesia,'' kata Agum kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Agum belum bisa mengungkapkan dan memastikan pengganti Djohar. Menurutnya keberadaan Djohar masih belum jelas. ''Nggak etis kita mengumumkan Sekjen baru. Kan Sekjen lama masih ada. Lagian surat keputusan tentang pengangkatan dia di Menpora belum turun,'' paparnya. Agum menandaskan, figur Sekjen KONI yang diinginkannya adalah harus memenuhi tiga kriteria. Kriteria tersebut antara lain bersedia bekerja total atau penuh waktu, memiliki wawasan yang bagus tentang olahraga dan memiliki hubungan baik dengan lembaga-lembaga internasional. ''Mengenai pilihan Sekjen, saya telah membuka ruang lebar bagi yang merasa mampu. Ini untuk mereka yang dari lingkungan dalam KONI maupun dari luar lingkungan KONI,'' tegasnya. Agum menyatakan, tugas Sekjen yang kosong masih tetap bisa dijalankan. Tugas tersebut diambilalih oleh Wasekjen. Wasekjen yang ada saat ini adalah Sri Sudono Sumarto dan Tuti Merdiko. ''Mereka mampu mengerjakan tugas-tugas yang akan ditinggalkan Sekjen. Mereka sudah terbiasa. Secara otomatis mereka menjalankan fungsi Sekjen. Pembagian tugasnya diatur secara parsial oleh mereka,''kata mantan Menhub tersebut. Persetujuan Presiden Sementara Menpora Adhyaksa Dault mengemukakan bahwa struktur organisasi kantor yang dipimpinnya ini telah mendapat persetujuan dari presiden yaitu Sesmen dan dibantu lima deputi. Diakui dari beberapa nama yang akan menduduki jabatan tersebut hingga kini juga masih ada yang belum mendapat persetujuan dari Presiden yaitu Prof Dr Djohar Arifin Husin yang akan menduduki jabatan Pemberdayaan olahraga. Sedangkan deputi lainnya sudah mendapat persetujuan dari Presiden tersebut yaitu sebagai Sekretaris Menteri Prof Thoho Cholik Mutohir, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Syakhyan Asmaran Msc, Deputi Bidang Pengembangan dan Kepemimpinan Pemuda Dr Ir Nasuha, Deputi Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga Drs Sudrajat, dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi dan Iptek Olahraga Haris Sutiyono. Menurut menteri, belum keluarnya surat persetujuan presiden untuk Djohar itu karena terlambat mengajukan nama yang bersangkutan. (D3-28) |