| Jumat, 27 Mei 2005 | SEMARANG |
Serap Aspirasi MasyarakatBOLEH dibilang, Robert Julius Sinaga adalah sosok yang telah banyak merasakan manis dan getirnya berkecimpung pada partai politik (parpol). Lebih dari separo hidupnya, pria kelahiran Kendal 38 tahun silam itu mengabdikan diri secara total serta berkesinambungan sebagai satuan tugas (Satgas) DPC PDI-P Kendal. Pengabdian dalam rentang waktu yang panjang itu, dilakoninya dengan penuh loyalitas meski hingga saat ini karier politik yang didambakannya belum berpihak padanya. '' Sejak 1988, saya mengabdikan diri sebagai Satgas DPC PDI-P Kendal. Kalau sampai saat ini belum mendapat kesempatan untuk berkarier di dunia politik, bagi saya hal itu semata-mata sudah kehendak Tuhan,'' tutur pria yang akrab disapa Yuli ini. Namun, kata pria yang kini dipercaya sebagai Koordinator Satgas PDI-P Kendal itu, dengan keterbatasan kapasitas yang dimilikinya bukan menjadi penghalang untuk berjuang bagi masyarakat luas. ''Selama berkecimpung menjadi satgas, hampir seluruh desa/kota di wilayah Kendal sudah saya jelajahi. Dari sana, saya bisa menyerap aspirasi masyarakat, dan selanjutnya disampaikan ke pimpinan partai. Sebuah kebahagiaan serta kepuasan tersendiri bila aspirasi tersebut akhirnya ditindaklanjuti dan direalisasikan.'' Alumnus SMA 1 Kendal pada 1987, yang hingga kini masih lajang itu menambahkan, ketika kali pertama bergabung dengan PDI pada 1988. Parpol berlambang banteng tersebut belum sebesar seperti saat ini. ''Sekarang, parpol yang kini bernama PDI-P itu telah tumbuh besar, maka kami harus menguri-uri. Artinya, partai ini besar karena mendapat dukungan rakyat.'' Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Hubungan Internasional (HI) PTS di Jakarta itu mengemukakan, selain menyerap aspirasi masyarakat, secara internal juga berupaya membenahi kinerja satgas yang dikoordinirnya. (Setyo Sri Mardiko-56) |