logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 27 Mei 2005 SEMARANG
Line

Sinshe Asiong Praktik Lagi di SM

SEMARANG- Sinshe Asiong, ahli totok peredaran darah dari Teluk Naga, Jakarta, kembali membuka praktik di aula Harian Umum Suara Merdeka, Jl Pandanaran 30 Semarang. Pengobatan dengan totok tangan ini akan berlangsung mulai 27 Mei - 1 Juni 2005.

Kehadiran Asiong di Semarang adalah yang kali keempat. "Karena masih banyak masyarakat yang minta agar Asiong membuka praktik pengobatan lagi di Semarang, maka Sinshe Asiong didatangkan lagi," kata Harry Afandi, Manajer Iklan Suara Merdeka, kemarin.

Dia mengatakan, banyak orang yang sembuh dari penyakitnya setelah menjalani pengobatan model totok tangan yang dilakukan Sinshe Asiong. Penyembuhan terutama penyakit jantung, pengapuran, osteoporosis, dan penyakit berat lain.

Bagian yang ditotok Sinshe Asiong adalah sumber dari titik-titik saraf yang tersebar di seluruh tubuh manusia. Sebab, titik-titik syaraf yang menyumbat itu menimbulkan suatu penyakit. "Agar penyumbatan bisa kembali normal dan lancar, titik-titik saraf dalam tubuh harus ditekan atau di-totok," kata Asiong, yang telah 30 tahun praktek pengobatan sistem totok peredaran darah.

Dia menjelaskan, titik-titik syaraf manusia tersebar dari ujung kepala sampai telapak kaki, memiliki keterkaitan satu dengan lainnya. Jika di antara titik-titik syaraf manusia ada yang tersumbat, secara otomatis dapat menjadikan ketidakaktifan fungsi organ tubuh manusia. Jalannya peredaran darah di dalam tubuh pun menjadi terganggu, karena saluran darah tempat berlangsungnya lalu-lintas peredaran makanan di dalam tubuh.

Jadi, inti dari totok saraf adalah memperlancar peredaran darah serta mengembalikan fungsi-fungsi vital dalam organ tubuh manusia rusak, sehingga setelah menjalani terapi totok syaraf reaksi dapat langsung dirasakan.

Dalam melakukan pengobatan, dirinya menekankan dua buah jari tangan kanan dan jari tangan kiri pada bagian betis pasien. Setelah itu, untuk memberikan pengobatan secara tuntas, akan dilakukan penotokan pada titik-titik tertentu di bagian pinggang, punggung, dada, tangan, dan muka pasien. (G7-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA