logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 27 Mei 2005 SEMARANG
Line

Soendoro Tak Mau Lampaui Kewenangan

SEMARANG- Calon wali kota (cawali) PDI-P Soendoro memilih tidak berkomentar terlalu banyak terkait keluhan kader PDI-P yang merasa kebingungan. Dia tidak mau berpolemik dalam persoalan itu.

Seperti diketahui, sikap bingung kader PDI-P itu dipicu oleh sulitnya Soendoro dihubungi kader partai tersebut. "Masalah dengan PDI-P, no comment dulu, sebab mereka punya pernyataan sendiri. Saya orang baru di PDI-P, kalau asal menjawab nanti bisa menimbulkan permasalahan lain," kata dia, Kamis (26/5), seusai menjadi pembicara pada Debat Cawali yang digelar Apindo di Hotel Graha Santika.

Walau enggan berkomentar, Soendoro mengaku, masalah dirinya sulit dihubungi merupakan hal wajar. Sebab dirinya hanya menggunakan satu handphone dan mempunyai kesibukan mengurusi bisnisnya.

Sebagai orang baru, dirinya tidak mau melampaui kewenangan, meski kini dicalonkan oleh PDI-P. Terkait pertemuan dengan pengurus anak cabang (PAC) PDI-P, sejauh ini sudah pernah dilakukan. Namun saat ditanya sudah berapa PAC yang dijadikan ajang sosialisasi, dia enggan menjelaskan.

Adapun rencana deklarasi pasangan Soendoro-R Yuwanto (Soendorowanto) yang rencananya akan digelar Kamis (26/5) kemarin, diakui, terjadi permasalahan dengan PDI-P, sehingga acara tersebut gagal dilaksanakan.

Meski begitu, Soendoro-R Yuwanto telah membentuk posko sekretariat tim relawan dan tim kampanye. Untuk tim relawan menempati posko di Jl Imam Bonjol 156, sedang tim kampanye bersekretariat di kantor DPC Jl Barusari.

Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Jateng H Murdoko ketika dimintai komentar tentang persoalan di tubuh DPC Kota Semarang menyatakan, dirinya juga tidak mengerti dengan apa maunya Soendoro.

Ketika ditanya apakah komunikasi dengan Soendoro rutin dilakukan, Murdoko menjelaskan, kalau dirinya juga sibuk berkeliling di Jateng. sehingga belum melakukan hubungan intensif dengan yang bersangkutan.

Terkait dengan sulitnya Soendoro dihubungi, juga disampaikan anggota KPU Kota Semarang. Iva AA Sriwulansari menjelaskan, berkali-kali dirinya menghubungi cawali itu untuk kepentingan pengambilan gambar sosialisasi pilkada, tapi susah sekali.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Sukses Soendoro- R Yuwanto mengaku kebingungan. Kendati sudah disahkan dengan SK DPC PDI-P No 520/IV/2005, tim kampanye/sukses belum dapat bergerak. (G17-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA