logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 27 Mei 2005 SEMARANG
Line

Perlu Paket Wisata

PRIA berwajah bersih ini baru dua bulan menghirup udara Kota Semarang. Awal April, dia mulai menginjakkan kaki di bumi ibu kota Jateng, setelah sebelumnya menetap di Surabaya.

Dia adalah Didik Harianto, Assistant General Manager Ria Group Indonesia. Sejak 16 Mei lalu, dia dipercaya oleh pimpinan jaringan perusahaan hiburan itu, untuk memimpin Taman Rekreasi Keluarga Wonderia, Jl Sriwijaya. Di Semarang, taman rekreasi ini dikelola oleh PT Semarang Arsana Rekreasi Trusta (Smart).

Bapak dua anak ini menggantikan Direktur PT Smart, Sirodjul Munir, yang sebelumnya memimpin sejak awal pendirian Wonderia. Sirodjul Munir, telah memasuki masa purnatugas.

Sebagai orang baru, dia belum hafal betul dengan lika-liku Semarang. Bersama beberapa anak buahnya, dia pun kerap melakukan survei di sejumlah wilayah di Kota Lunpia ini.

Meski begitu, sejumlah permasalahan pada awal berdirinya Taman Rekreasi Keluarga Wonderia, pria kelahiran Kediri 31 Oktober 1969 sudah diserapnya.

"Yang terbaru adanya keluhan seniman TBRS karena merasa terganggu kebisingan dari Wonderia," kata dia, Kamis (26/5) di ruang kerjanya.

Walau sudah mendengar keluhan itu, tapi dirinya belum mendengar secara langsung baik lisan ataupun tertulis. "Sebenarnya itu karena kurang komunikasi alias belum pernah bertemu langsung saja persoalannya," tandasnya.

Tanggapan masyarakat terhadap kehadiran Wonderia, sebenarnya positif. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung di Wonderia. Lebaran tahun lalu, saat soft opening, dikunjungi rata-rata 17.000 orang perhari selama seminggu.

Adapun pada Sabtu-Minggu, jumlah pengunjungnya 4.000-5.000 orang, dan hari biasa 400-500 orang pengunjung.

"Kami anggap itu sebagai respons positif warga," jelasnya.

Sebagai tempat hiburan baru yang belum genap berusia satu tahun, pembenahan-pembenahan terus dilakukan. Dari sisi menarik pengunjung wisata, Didik mempunyai wacana, perlu adanya paket wisata di Kota Semarang.

Misalnya, paket wisata Wonderia, Gua Kreo, Kebun Binatang Tinjomoyo, Pantai Marina dan PRPP. Meski manajemen beberapa arena wisata itu berbeda, perlu ada paket wisata seperti itu kalau ingin mengangkat wisata Semarang. Pemkot atau biro perjalanan wisata dapat mengagendakannya. (Jamal Al Ashari-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA