SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 26 Mei 2005

BAGDAD - Sekitar 1.000 tentara AS dan Irak menyisir Kota Haditha, Irak barat, Rabu kemarin. Mereka menggeledah rumah-rumah dan menangkap tersangka dalam razia antipengacau setelah terjadinya gelombang serangan belakangan ini.

BAGDAD - Abu Musab al-Zarqawi, pemimpin Al Qaedah di Irak dan salah seorang yang paling dicari AS, mengalami luka parah. Hal itu diumumkan melalui situs internet Selasa lalu dan dapat menjadi isyarat penting perihal keberlanjutan serangan militan terhadap tentara Amerika.

NEW YORK - Saddam Hussein kemungkinan telah berbohong soal senjata pemusnah massal. Kebohongan itu dimotivasi oleh sikap sombongnya dan upaya melindungi diri dari kemungkinan serangan Iran.

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il punya resep sederhana tetapi jitu untuk membuat dirinya tampak lebih jangkung. Caranya, dia selalu memakai sepatu dengan hak yang lumayan tinggi.

WASHINGTON - Presiden Palestina Mahmud Abbas tiba di Washington kemarin, untuk melakukan kunjungan pertamanya ke Gedung Putih. Dia ingin meyakinkan Presiden AS George W Bush bahwa dia mitra yang serius untuk mewujudkan perdamaian dengan Israel.

KAIRO - Meski sejumlah partai oposisi menyatakan boikot terhadap pelaksanaan referendum penentuan amandemen konstitusi (Undang-Undang Dasar) pasal 76 tentang multi-kandidat presiden, namun rakyat Mesir tampak berbondong-bondong menentukan hak pilihnya Rabu kemarin.

MADRID - Ledakan bom mobil melukai sedikitnya 34 orang di ibu kota Spanyol, Rabu kemarin. Tampaknya, serangan bom itu dilakukan oleh gerakan separatis ETA Basque.

MANILA - Tiga sandera melompat dari sebuah mobil yang melaju cepat di Filipina selatan, Rabu kemarin. Mereka berhasil meloloskan diri dari para penculik.

PUERTO PROGRESSO - Seorang bayi berusia satu tahun ditangkap aparat kepolisian. Bayi mungil itu bahkan sempat menginap semalam di penjara. Pasalnya, bayi laki-laki itu ditangkap ketika ayahnya, Roger Sagundo, tertangkap basah sedang mengutil enam botol vodka dari sebuah swalayan di Puerto Progresso, Meksiko, kemarin. Sagundo meletakkan botol-botol minuman keras itu ke dalam kereta dorong bayinya. Dia pun langsung bergegas kabur. Namun aksinya itu keburu ketahuan petugas keamanan swalayan. Sagundo pun dibekuk aparat. Karena botol-botol minuman curian itu ditemukan di dalam kereta dorong bayinya, sang bayi pun tak luput dari cidukan polisi.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA